Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Huawei Bisa Berbisnis Lagi dengan Perusahaan Teknologi AS

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 14:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 01 207 2073132 huawei-bisa-berbisnis-lagi-dengan-perusahaan-teknologi-as-Hsw715CBNQ.jpg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Huawei, perusahaan teknologi asal China mendapat penangguhan sebagian dari larangan perdagangan Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping telah mencapai kesimpulan yang akan menghapus beberapa pembatasan pembelian teknologi Huawei dari AS.

Dilaporkan Engadget, Senin (1/7/2019), Presiden Trump menyarankan AS akan mengizinkan perangkat keras yang tidak memiliki "masalah darurat nasional yang hebat".

Ini bisa membantu Huawei memulihkan beberapa kemitraannya untuk perangkat smartphone dan PC, namun perangkat keras jaringan kemungkinan akan tetap terlarang.

 Huawei, perusahaan teknologi asal China mendapat penangguhan sebagian dari larangan perdagangan Amerika Serikat (AS).

Meskipun AS telah mengizinkan Huawei kembali berbisnis dengan perusahaan teknologi asal AS, raksasa teknologi ini masih masuk dalam Commerce Department's Entities List. Ini mencegah perusahaan melakukan bisnis dengan perusahaan AS, kecuali ada persetujuan melalui pemerintah.

Presiden Trump mengatakan AS akan memutuskan untuk menghapus Huawei dari daftar (Entity List). Kabarnya akan diadakan pertemuan untuk membahas masalah tersebut pada 2 Juli.

Diwartakan Cbc, Presiden Trump membuat komentar tentang raksasa teknologi pada Sabtu setelah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 di Osaka, Jepang.

Presiden AS itu juga membahas masalah perdebatan di Twitter, dengan mengatakan, "Atas permintaan perusahaan Teknologi Tinggi kami, dan Presiden Xi, saya setuju untuk mengizinkan perusahaan China Huawei membeli produk dari mereka yang tidak akan berdampak pada Keamanan Nasional kami".

Baca juga: Asteroid Menyimpan Emas Bisa Bikin Orang Kaya Mendadak

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini