10 Juta Pengguna Tertipu Aplikasi Samsung Palsu

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 15:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 06 207 2075438 10-juta-pengguna-tertipu-aplikasi-samsung-palsu-767aSrbXXt.jpg Ilustrasi Ponsel Samsung (Foto: Toms Guide)

JAKARTA- Aplikasi Samsung palsu terungkap baru-baru ini, bahkan korbannya mencapai 10 juta pengguna. Aplikasi tersebut yakni Update for Samsung yang menjanjikan pembaruan firmware dan keamanan untuk ponsel Samsung.

Akan tetapi pada kenyataannya aplikasi Samsung palsu tersebut membawa pengguna ke halaman yang dipenuhi iklan dan menagih pengguna untuk perangkat lunak gratis, menurut peneliti keamanan.

"Selain diisi dengan kerangka iklan dan tidak berafiliasi dengan Samsung (belum mendistribusikan firmware mereka), aplikasi ini menawarkan langganan berbayar untuk pengunduhan firmware yang dimaksud," kata Aleksejs Kuprins seorang peneliti keamanan di CSIS Group Denmark, seperti dilansir dari laman Toms Guide, Sabtu (6/7/2019).

"Seorang pengguna bisa mendapatkan langganan tahunan untuk unduhan pembaruan firmware Samsung dengan sedikit biaya USD34,99," imbuh Kuprins.

 Aplikasi Samsung palsu, korbanya 10 juta pengguna

Baca Juga: Ini Perangkat Samsung yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Menurut Kuprins, pihaknya telah menghubungi Updato atau eVeek, perusahaan di belakang Update for Samsung, untuk memberikan komentar.

"Kami juga mencoba memuat aplikasi di ponsel Android kami sendiri, tetapi aplikasi antivirus Android kami memperingatkan kami untuk tidak melakukannya, karena app tersebut adalah repositori adware yang dikenal," lanjut Kuprins.

Kuprins juga mengimbau bagi pengguna Samsung untuk tidak menginstal Update fot Samsung sampai masalah ini diselesaikan. Pasalnya aplikasi tersebut masih bertengger di toko aplikasi Play Store terhitung 5 Juli 2019.

"Jika sudah memilikinya di ponsel Anda, Anda mungkin ingin menghapus instalannya untuk saat ini. Jika Anda telah membayar uang kepada perusahaan di balik aplikasi, pastikan laporan kartu kredit Anda sudah sesuai, jika ada yang salah, hubungi penerbit kartu segera," jelas Kuprins.

Meskipun memiliki peringkat 4.0 / 5 di Google Play, ada banyak keluhan tentang aplikasi Update for Samsung.

"Ini sampah, ini hanya berita dan iklan. Tidak membantu memperbarui apa pun," tulis seorang pengguna.

"Saya tidak akan merekomendasikan mengunduh aplikasi ini karena saya mencoba mengunduh firmware dan dikatakan 'unduh tidak berhasil'. Ditambah iklan pada aplikasi ini terus muncul entah dari mana dan agak mengganggu," tulis yang lain.

 Aplikasi Samsung palsu, korbanya 10 juta pengguna

Baca Juga: Pangsa Pasar Rendah, Samsung Pangkas Produksi Smartphone di China

Dalam postingan blognya, Kuprins mencatat bahwa meskipun Update for Samsung memang menyediakan pembaruan firmware gratis dan berbayar untuk ponsel Samsung, itu mengecilkan unduhan pembaruan gratis apa pun menjadi 56 kbps, kecepatan modem dial-up. Sebagian besar pengguna akan membatalkan unduhan semacam itu karena frustrasi.

Dia juga menunjukkan bahwa pembayaran kartu kredit langsung ke situs web Updato, alih-alih melalui Google Play seperti yang biasanya diminta oleh Google.

Kuprins mengatakan kepada ZDNet bahwa ia telah memberi tahu Google tentang aplikasi Samsung palsu tersebut dan meminta penghapusannya dari Play Store.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini