Game PUBG Dilarang di Yordania, Ini Alasannya

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 08 326 2076101 game-pubg-dilarang-di-yordania-ini-alasannya-FWmEsg1cTF.jpg (Foto: The Verge)

JAKARTA - Game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) masih menjadi game terpopuler saat ini. Game ini memang mendapatkan reaksi di beberapa negara, termasuk di beberapa negara Arab.

Dilansir Arabnews, Senin (8/7/2019), Telecommunications Regulatory Commission (TRC) Yordania telah memblokir situs PUBG dan memperingatkan bahwa game "memiliki efek negatif pada penggunanya".

TRC mengatakan dalam sebuah pernyataan pekan lalu bahwa PUGB telah terbukti "mempromosikan kekerasan, isolasi dan egoisme". Dewan Shoura Arab Saudi juga dilaporkan berdebat apakah akan melarang PUBG.

Independent Arabia melaporkan pada Minggu bahwa Dewan Shoura merekomendasikan larangan. Dikatakan bahwa Mohammad Al-Qahtani, seorang anggota dewan, telah mengutip banyak keluhan tentang permainan itu.

Game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) masih menjadi game terpopuler saat ini.

PUBG seringkali disamakan dengan film “The Hunger Games", di mana gamer mengadu karakter satu sama lain dalam pertarungan virtual sampai menjadi satu-satunya yang hidup. Ini telah menjadi game mobile paling kontroversial di dunia.

PUBG menjadi sangat populer di Yordania, bahkan pihak berwenang harus mengeluarkan peringatan pada Desember untuk pegawai pemerintah agar tidak memainkannya.

PUBG sudah dilarang di Irak, Nepal, negara bagian Gujarat di India serta provinsi Aceh di Indonesia.

Sekadar informasi, PUBG yang diciptakan oleh perusahaan Korea Selatan Bluehole telah menjadi fenomena global, diunduh lebih dari 360 juta kali sejak dirilis pada akhir 2017.

Baca juga: Asus Pastikan Peluncuran ROG Phone 2 Bulan Ini

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini