Saingi Android, Terungkap Fitur UI OS Hongmeng

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 13:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 10 207 2076966 saingi-android-terungkap-fitur-ui-os-hongmeng-KHJcbBEaUG.jpg (Foto: Huaweicentral)

JAKARTA - Huawei dikabarkan tengah menguji sistem operasi terbaru miliknya, OS Hongmeng. Sistem operasi tersebut kabarnya akan memulai debut dengan ponsel flagship terbaru milik Huawei.

Dilansir dari laman Huawei Central, Rabu (10/7/2019), bahkan Huawei baru-baru ini dilaporkan tengah merekrut penguji internal di China untuk menguji perangkat lunaknya atas nama pengujian 'fitur baru'. Penguji yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengungkapkan beberapa fitur utama dari perangkat lunak tersebut kepada Huawei Central.

Lebih lanjut, penguji menjelaskan jika sistem operasi akan berbeda dengan EMUI (User Interface milik Huawei) yang berdasarkan Android. Sayangnya penguji tak dapat memberikan gambar ataupun video karena belum dapat dipublikasikan untuk saat ini.

Menurut dia User Interface (UI) pada OS Hongmeng ini memiliki beberapa ikon baru yang dirancang ulang, lebih banyak animasi, transisi lebih cepat dan lancar, panel notifikasi baru dengan perubahan, bilah pencarian juga besar.

 Huawei dikabarkan tengah menguji sistem operasi terbaru miliknya, OS Hongmeng.

Adapun beberapa fitur yang disematkan pada UI terbaru ini yakni di antaranya:

- UI Aktivasi Telepon: Menambahkan opsi animasi baru dan kustomisasi.

- Dukungan untuk Always on Display (AOD): Custom AOD termasuk widget, pengingat pesan, dan layar kunci baru.

- Pengingat Pesan: Mode pengingat baru ditambahkan dalam pengaturan.

- Nada Dering: Tanda panggilan yang berbeda.

- Kamera: Antarmuka lebih ringkas dan mudah dipahami, meskipun, hanya beberapa kontrol yang ditambahkan ke kamera dibandingkan dengan aplikasi kamera Huawei P30.

Penguji juga mencatat bahwa perubahan yang dibuat dalam fungsionalitas perangkat lunak ini memberikan perasaan segar, karena ada beberapa detail kecil yang memiliki efek animasi yang berbeda.

Yang paling penting, terlepas dari tampilan antarmuka pengguna, beberapa fitur dan elemen UI hilang dan beberapa tidak dapat diuji, yang dapat berarti bahwa perangkat lunak masih dalam pengembangan atau perusahaan tidak ingin untuk mengungkapkan semua fungsinya.

Selain itu, penguji juga menolak berkomentar tentang perangkat pengujian dan tidak ada rincian lebih lanjut yang ditambahkan dalam deskripsi ini.

 Huawei dikabarkan tengah menguji sistem operasi terbaru miliknya, OS Hongmeng.

Baca juga: Infinix S4 Meluncur Usung Kamera 32MP dan RAM 6GB, Berapa Harganya?

Pada Maret 2019, Yu Chengdong, CEO bisnis konsumen Huawei, diterima untuk pertama kalinya bahwa perusahaan telah mengembangkan sistem operasinya sendiri seandainya Huawei dilarang menggunakan Android atau Windows.

Pada Mei, Departemen Perdagangan AS menambahkan Huawei ke dalam daftar khusus, memberlakukan pembatasan dari pembelian komponen serta perangkat lunak dari perusahaan AS.

Google juga menangguhkan bisnisnya dengan Huawei dan membatalkan pembagian perangkat keras, perangkat lunak, dan layanannya kecuali yang memiliki lisensi sumber terbuka.

Kemudian, AS melonggarkan pembatasannya pada Huawei dan memberikan lisensi sementara selama 90 hari untuk mengelola bisnis dengan pengguna yang ada. Departemen Perdagangan AS mengatakan akan mengevaluasi apakah akan melanjutkan pengecualian di atas 90 hari.

Pengecualian baru pada Huawei ini memungkinkan Google untuk mengirim pembaruan perangkat lunak ke ponsel Huawei termasuk patch keamanan bulanan untuk rentang waktu yang disebutkan di atas.

Pada bulan yang sama, Huawei mengajukan aplikasi merek dagang untuk "Hongmeng" di organisasi kekayaan intelektual global dalam berbagai kategori termasuk Sistem Operasi.

Yu kembali berspekulasi tanggal peluncuran ke CNBC, bahwa sistem operasi Huawei dapat siap pada kuartal keempat tahun ini dan versi untuk pasar global pada kuartal pertama atau kedua tahun 2020 tetapi masih belum ada tanggal yang tersedia untuk OS tersebut.

Pada Juni, di sela-sela KTT G20 di Jepang, Presiden AS Donald Trump mengumumkan untuk mengurangi pembatasan perdagangan bagi Huawei untuk melanjutkan pembelian teknologi dari perusahaan-perusahaan AS.

Huawei menantikan persetujuan departemen perdagangan untuk melanjutkan menggunakan Android dan perusahaan mengatakan jika mereka tidak dapat menggunakannya mereka akan pergi dengan OS yang dikembangkan sendiri.

Baca juga: Intip Fitur Galaxy Note 10 dalam Video Teaser 30 Detik

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini