Pencipta WWW Prihatin Internet Jadi Alat Penyebar Hoax

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 18:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 11 207 2077721 pencipta-www-prihatin-internet-jadi-alat-penyebar-hoax-Ha7kmsoVW9.jpg (Foto: OpenText)

JAKARTA - Pencipta World Wide Web (WWW) mengungkap keprihatinan terhadap kondisi ruang online saat ini. Seperti diketahui, internet bisa digunakan untuk menyebarkan berita palsu.

Dilansir Techradar, Kamis (11/7/2019), berbicara sebagai bagian dari opening keynote di OpenText Enterprise World di Toronto, Tim Berners-Lee menjelaskan bagaimana ia membangun World Wide Web.

Ia juga mengemukakan kekhawatiran tentang bagaimana perusahaan, pemerintah, dan lembaga lain dapat menggunakan Internet dengan tujuan jahat untuk membuat umat manusia terpisah dan menciptakan perselisihan.

Ia mengatakan bahwa seharusnya internet dipakai untuk hal positif. "Web tidak sempurna. Kami ingin orang menggunakan web dengan cara yang positif," kata Tim Bernes-Lee.

 Seperti diketahui, internet bisa digunakan untuk menyebarkan berita palsu.

“Jadilah kreatif, konstruktif. Membangun komunitas yang menghormati hak-hak sipil dan martabat. Jangan jahat - sesederhana itu," tuturnya.

Berners-Lee secara khusus membidik kekuatan situs media sosial, merujuk skandal Cambridge Analytica-Facebook dan bagaimana jejaring sosial tertentu dapat memengaruhi masyarakat secara keseluruhan.

Berita palsu yang tersebar juga dinilai membantu mempolarisasi opini di seluruh dunia, membuat orang mengklik pada cerita yang salah karena penasaran. Ia juga memperhatikan bagaimana "konsekuensi yang tidak diinginkan" dari pertumbuhan jejaring sosial mungkin membuat banyak manusia lebih dekat, tetapi juga membuat mereka semakin terpisah.

"Dunia dalam jumlah tertentu lebih buruk dan lebih terpecah berkat jaringan sosial tertentu. Ini adalah hal-hal yang tidak kita pikirkan pada tahun 1969," pungkasnya.

 Seperti diketahui, internet bisa digunakan untuk menyebarkan berita palsu.

Baca juga: Ini Nasib Ponsel Black Market Sebelum 17 Agustus 2019

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini