Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perang Dagang AS-China, Nintendo Switch Akan Diproduksi di Vietnam

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 10:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 11 326 2077432 perang-dagang-as-china-nintendo-switch-akan-diproduksi-di-vietnam-SOfXLb8uGA.jpg Ilustrasi Nintendo Switch (Foto: Bussines Insider)

JAKARTA- Nintendo dikabarkan tengah memindahkan sebagian produksi Nintendo Switch ke Vietnam ditengah ketegangan perang dagang antara China dan AS.

Dilansir dari laman Bussines Insider, Kamis (1/7/2019) Nintendo mengungkapkan jika pergantian produksi tersebut akan dimulai pada musim panas tahun ini.

Langkah ini merupakan tanggapan langsung dari Nintendo terhadap perang perdagangan yang sedang berlangsung antara China dan AS.

Menurut seorang juru bicara Nintendo, hal tersebut dikabarkan untuk mengurangi potensi kenaikan tarif terkait dengan perang perdagangan.

Nintendo pembuat konsol game pertama yang meliputi untuk memindahkan produksinya dari Cina karena potensi kenaikan tarif barang yang diproduksi di China. Sony dan Microsoft belum memiliki rencana tersebut.

 Nintendo bakall produksi Switch di Vietnam

Baca Juga: Nintendo Bakal Rilis Game Dr. Mario World di iOS dan Android

Sebelumnya, ketiga produsen game tersebut berkolaborasi untuk mengajukan surat keberatan kepada pemerintah Amerika Serikat pada akhir Juni.

"Sementara kami menghargai upaya Administrasi untuk melindungi kekayaan intelektual AS dan mempertahankan kepemimpinan teknologi tinggi AS. Kerugian tidak proporsional yang disebabkan oleh tarif ini untuk konsumen AS dan bisnis akan merusak tidak memajukan tujuan ini," kata surat tersebut.

Tarif yang dikenakan pada barang-barang yang diimpor dari China ditetapkan untuk meningkat di bawah proposal dari Presiden Donald Trump. Di bawah tarif yang diusulkan pemerintah Trump atas barang-barang Tiongkok senilai USD200 miliar, pembuat konsol game akan menghadapi tarif 25%, kenaikan dari tarif 10% yang ada.

Peningkatan itu dihentikan pada 29 Juni setelah pertemuan antara Trump dan presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Jepang.

Namun, di tengah ketidakpastian dalam hubungan antara AS dan China, banyak perusahaan teknologi besar yang bergantung pada manufaktur China, mereka menyusun rencana atau langsung membuat rencana untuk memindahkan produksi di tempat lain.

Baca Juga: Nintendo Bakal Rilis Dua Konsol Switch Terbaru?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini