Huawei Ungkap 4 Strategi, Dorong Inklusi Digital hingga Keamanan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 15:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 15 207 2079085 huawei-ungkap-4-strategi-dorong-inklusi-digital-hingga-keamanan-nfKomk1ThG.jpg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

SHENZHEN - Huawei mengampanyekan Inklusi Digital untuk kesetaraan terhadap akses layanan digital, sebagai salah satu dari empat strategi perusahaan dalam aspek keberlanjutan.

Melalui keterangan resmi kepada Okezone, keempat strategi tersebut adalah inklusi digital, keamanan dan kepercayaan, perlindungan lingkungan, serta ekosistem sehat dan harmonis. Selama beberapa tahun terakhir Huawei mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB sekaligus menjalankan strategi berkelanjutannya sendiri.

Dalam acara perilisan Sustainability Report 2018 di Shenzhen, Jumat, Chairman Huawei, Liang Hua mengatakan Huawei senantiasa berkomitmen untuk memberikan nilai bagi pelanggan lewat inovasi. “Kami melakukan berbagai upaya untuk menjembatani kesenjangan digital dan memenuhi kebutuhan dunia akan konektivitas,” kata Liang.

Lebih lanjut, Liang memaparkan bahwa Huawei memiliki misi agar biaya layanan digital dapat lebih terjangkau dan dapat diakses secara merata di seluruh dunia sebagai bagian dari kontribusi Huawei dalam pembangunan social dan ekonomi. Selain itu, kepedulian lingkungan merupakan komponen utama dalam insiatif pengembangan berkelanjutan Huawei.

 Huawei mengampanyekan Inklusi Digital untuk kesetaraan terhadap akses layanan digital.

“Efisiensi energy telah menjadi pertimbangan besar dalam jaringan komunikasi di masa depan. Kami berupaya bagaimana agar perangkat kami dapat mengakomodasi lebih banyak data, namun mengurangi konsumsi energi listrik yg diperlukan, semuanya dengan inovasi teknologi,” katanya.

Dalam hal riset 5G misalnya, Huawei telah melahirkan terobosan untuk inisiatif tersebut. Perangkat 5G Huawei diklaim telah teruji dapat mengurangi konsumsi daya hingga 20 persen dibandingkan rerata industri. Hal itu didukung oleh chip Huawei, sistem piranti lunak dan piranti keras, serta teknologi pemisahan panas yang mutakhir.

“Teknologi inovatif semacam itu telah membuat teknologi 5G huawei lebih hemat energi. Dengan solusi yang tepat kami yakin Huawei 5G akan menjadi teknologi yang ramah lingkungan,” kata Liang.

Chairman Sustainable Development Committee Huawei, Kevin Tao menekankan bahwa Huawei berkeinginan untuk menghadirkan pengalaman digital bagi setiap orang, keluarga, dan organisasi di seluruh dunia.

“Untuk mewujudkannya, kami telah meluncurkan inisiatif inklusi digital global bernama TECH4ALL. Contoh konkretnya, solusi RuralStar kami telah menghubungkan 40 juta warga pedesaan hingga akhir tahun 2018,” katanya.

 Huawei mengampanyekan Inklusi Digital untuk kesetaraan terhadap akses layanan digital.

Baca juga: Bekraf Targetkan Developer Lokal Kuasai 25% Pasar Game di Indonesia

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini