Bekraf Targetkan Developer Lokal Kuasai 25% Pasar Game di Indonesia

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 326 2079054 bekraf-targetkan-developer-lokal-kuasai-25-pasar-game-di-indonesia-8QtFYjcuYg.jpeg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

Lebih lanjut Hari mengungkapkan, selain membesarkan game developer, juga yang perlu diperhatikan ialah talenta. Menurutnya, semua pihak juga perlu mendukung, baik dari perguruan tinggi melalui kurikulum terkait, tidak hanya sekedar coding, melainkan desain komunikasi.

Ciptakan Game yang Aman

Deputi Infrastruktur BEKRAF, Hari Santosa Sungkari juga menyebutkan bahwa untuk bisa mencapai target potensi developer lokal 25%. Maka developer lokal memiliki peluang untuk menciptakan game yang aman.

"Bagaimana developer lokal bisa mengisi, ingat, masuk ceruk pasar yang belum diisi. Banyak, bikin game untuk anak kecil. Game yang aman untuk mereka dan mendidik yang bisa dimainkan dengan ibunya dan bapaknya," tuturnya.

Sementara untuk game dewasa, bisa menciptakan game-game yang strategis, yang mengandalkan kemampuan kognitif atau berpikir, sebagaimana game Mobile Legends. "Cari ceruk pasar yang memang pasarnya besar," pungkasnya.

 Badan ekonomi kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan GGWP.ID dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) menggelar Bekraf Game Prime 2019.

Baca juga: Bekraf Game Prime Resmi Dibuka Mulai 13-14 Juli 2019 di Balai Kartini

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini