Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perang Dagang Mereda, Huawei Diperbolehkan Kerjasama dengan Perusahaan AS Bulan Depan?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 16 207 2079462 perang-dagang-mereda-huawei-diperbolehkan-kerjasama-dengan-perusahaan-as-bulan-depan-y40d8l4MJu.jpg Ilustrasi Huawei (Foto: Asia Times)

JAKARTA- Huawei dikabarkan dapat bekerjasama dengan perusahaan teknologi AS kembali pada bulan depan. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat AS yang tak ingin disebutkan namanya.

Dilansir dari laman GSM Arena, Selasa (16/7/2019) menurut sumber tersebut, Pemerintah Amerika siap untuk menyetujui lisensi untuk perusahaan yang ingin terus menjual komponen ke Huawei. Sumber tersebut mengonfirmasi kepada Reuters bahwa proses persetujuan dapat memakan waktu hanya dua hingga empat minggu.

Hasil tersebut muncul setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa perusahaan-perusahaan AS akan diizinkan untuk melanjutkan hubungan bisnis mereka dengan Huawei pada pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi G-20 Osaka 2019 pada bulan Juni.

 Huawei dikabarkan bisa bekerjasama dengan perusahaan AS bulan depan

Baca Juga: Huawei Ungkap 4 Strategi, Dorong Inklusi Digital hingga Keamanan

Berita tersebut pun disusul, Departemen Perdagangan AS yang kabarnya akan mulai mengeluarkan lisensi khusus untuk perusahaan-perusahaan Amerika yang ingin berdagang dengan raksasa teknologi China.

Meskipun tidak ada banyak perincian tentang apa lisensi didasarkan, ada persyaratan utama bahwa semua komponen sudah tersedia di pasar lain dan tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional.

Sementara itu menurut perwakilan Huawei, alih-alih mengeluarkan lisensi khusus, pemerintah Amerika harus menghapus perusahaan dari daftar Entitas sama sekali karena tidak ada bukti konkrit yang menunjukkan bahwa produk Huawei menjadi ancaman bagi keamanan AS.

Huawei dimasukkan ke dalam daftar Entitas pada bulan Mei, sejak saat itu Google, Intel, hingga Qualcomm dikabarkan berencana untuk mengakhiri kerjasama dengan Huawei.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Tingkatkan Kualitas Jaringan 4G hingga 2020

Baca Juga: Canggih, Robot Karya Mahasiswa Ini Bisa Deteksi Gempa

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini