Game Horor 'Devotion' Batal Dirilis Ulang, Ini Alasannya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 14:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 16 326 2079524 game-horor-devotion-batal-dirilis-ulang-ini-alasannya-vizngQZdj5.jpg Ilustrasi Devotion (Foto: Twinfinite)

JAKARTA- Developer Red Candle Games mengungkapkan jika game miliknya 'Devotion' tidak akan dirilis ulang dalam waktu dekat. Hal tersebut diputuskan setelah game dicabut dari Steam selama lima bulan terakhir dan dicabut izin usahannya.

Dilansir dari laman Twinfinite, Selasa (16/7/2019) kontroveri tersebut mencuat setelah adanya meme yang mengungkapkan jika game membandingkan Presiden China, Xi Jinping dengan karakter fiksi Winnie The Pooh. Menurut developer game asal Taiwan tersebut kejadian ini pun merugikan semua pihak, ia juga meminta maaf atas kejadian tersebut kepada pengguna dan mitra bisnsi game.

Game Devotion batal dirilis ulang

Baca Juga: Bekraf Game Prime 2019 Hidupkan Nostalgia Game Dingdong

“Sementara mediasi masih dalam proses, para pendiri Red Candle telah mencapai keputusan dengan suara bulat untuk tidak merilis kembali 'Devotion' dalam waktu dekat, termasuk tetapi tidak terbatas pada memperoleh keuntungan dari penjualan, revisi, otorisasi IP untuk mencegah kesalahpahaman," ungkap pihak Red Candle Games.

Developer juga berusaha untuk memperjelas bahwa gambar yang tersebar merupakan kesalahan, bukan tindakan yang disengaja.

"Itu adalah "kesalahan tidak profesional," dan tim sama sekali tidak berniat untuk melakukan publikasi," kata pihak developer.

Untuk informasi, Devotion merupakan game horor yang memiliki kisah pada apartemen di Taiwan dengan latar tahun 1980-an. Dengan gameplay dan fitur yang mengingatkan pada PT dan What Remains of Edith Finch, Devotion menerima sambutan kritis hangat pada Februari 2019.

Baca Juga: Canggih, Robot Karya Mahasiswa Ini Bisa Deteksi Gempa

Baca Juga: Jajal Realme X, Ponsel Kamera Pop-up dengan Fitur Fingerprint Bawah Layar

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini