Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Regulasi Game dan Esports Masih Digodok Lintas Kementerian

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 16:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 23 326 2082543 regulasi-game-dan-esports-masih-digodok-lintas-kementerian-zJBapy8mpl.jpg Ilustrasi Esport (Foto: Engadget)

JAKARTA - Perkembangan industri game dan eSport tampaknya semakin meningkat sejak beberapa tahun belakangan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kompetisi eSport, game yang semakin beragam hingga hadirnya perangkat gaming yang semakin canggih. Pemerintah juga tampaknya melihat potensi market gaming di Indonesia yang tinggi dan tengah menyiapkan regulasi terkait industri ini.

Menurut Tenaga Ahli Madya Kedeputian II Kantor Staf Presiden, Abraham Wirotomo saat ini Pemerintah tengah mengusung kebijakan untuk game dan eSport.

"Sekarang sudah dalam tahap pembahasan dengan lintas kementerian. Jadi, harapannya setelah digodok di lintas kementerian draft ini akan diberikan ke Presiden," kata Abraham usai ditemui di Kawasan Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019).

 Dunia game dan eSport semakin berkembang

Baca Juga: Tips Jadi Atlet Esport ala Richard Permana Team NXL

Adapun beberapa kementerian dan pihak yang terkait di antaranya yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dan Kantor Staf Presiden.

Lebih lanjut Abraham juga mengungkapkan jika ada tiga fokus dalam kebijakan tersebut. Adapun, fokus pertama yakni perlindungan anak, ideologi, dan budaya.

"Jadi pertama proteksi dulu, kita harus melindungi anak-anak kita," jelas dia.

Kemudian, fokus kedua yakni promosi industri gaming yang nantinya akan ada dukungan dari segi infrastruktur dan riset. Fokus terakhir, menurut Abraham adalah promosi industri eSport, nantinya turnamen akan lebih besar dan bisa diakui.

"Promosi ini lebih kepada dukungan infrastruktur untuk pengembangan software itu kan mahal, jadi kita bisa beri dorongan," kata dia.

Dunia game dan eSport semakin berkembang

Baca Juga: Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Esports SEA Games 2019

Abraham juga mengungkapkan tujuan adanya payung hukum untuk industri game dan eSport ini untuk meningkatkan nilai ekonomi industri game. Tak hanya itu dengan kebijakan tersebut juga diharapkan lapangan pekerjaan semakin banyak dan profesi gamers semakin diakui. Dia juga mengatakan jika gamer di Indonesia sudah mencapai 40 juta lebih.

Lebih lanjut dia juga mengatakan jika Pemerintah juga sebisa mungkin meminimalisir dampak negatif gaming. Pemerintah melalui Kominfo juga berusaha untuk memberi rating umur pada game. Sehingga ada batasan usia tertentu untuk bermain game.

"Setiap produk apapun pasti akan ada hal baik dan buruknya. Seperti halnya makanan pasti ada dampak negatif, seperti kecanduan gula. Begitu juga gameBaca Juga: Tyler Blevins, Gamer dengan Pendapatan Rp144 Miliar tak dipungkiri juga pasti dampak negatif," katanya.

Baca Juga: Tyler Blevins, Gamer dengan Pendapatan Rp144 Miliar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini