Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkominfo : Tilang Elektronik Sebaiknya Manfaatkan IoT

Rabu 24 Juli 2019 15:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 24 207 2083050 menkominfo-tilang-elektronik-sebaiknya-manfaatkan-iot-AXH12fp32n.jpg Ilustrasi E-TLE

Pemberlakuan Tilang Elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement) meskipun masih berlaku untuk kendaraan pelat kendaraan nomor B, kebijakan tersebut dinilai sebagai solusi untuk mencegah pelanggaran berlalu lintas.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, kerjasama antara Kementerian Kominfo dan Polri perlu diperkuat melalui pemanfaatan teknologi industri yang ada. Misalnya dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT).

Baca Juga : Tilang Elektronik Bikin Rental Mobil Merugi, Ini Penjelasannya

“Sekarang kan sudah ada tilang pakai elektronik (Pemberlakuan Tilang Elektronik), itu bisa nanti kita kembangkan pakai IoT,”ujar Menkominfo di Jakarta superti dikutip dari laman kominfo, Rabu (24/7/2019).

Rudiantara memaparkan, pemanfaatan teknologi industri seperti IoT ini dapat memberikan nilai tambah dalam menjalankan setiap peraturan yang berlaku. Melalui IoT, kata Menkominfo Rudiantara, pihak Kepolisian yang mengatur lalu lintas mampu mendeteksi kendaraan.

“Itu kan bisa diliat pakai internet of thing, misalnya sensor nomornya (plat kendaraan) berapa. Kan kalau itu dicatat, bisa diliat mobil ini biasanya kalau hari kerja ke mana. Jadi, di sistem itu sudah tau (perjalanan kendaraan). Jadi nanti pengaturan lalu lintas itu makin bagus,”imbuhnya.

Menurut Menteri Kominfo, kebijakan tersebut sebenarnya tidak bertujuan untuk meringankan kinerja polisi, melainkan lebih meningkatkan keamanan bagi transportasi di Indonesia.

Oleh karena itu, ke depannya jika akan diberlakukan, maka bisa melibatkan Kementerian Perhubungan maupun Dinas Perhubungan di setiap kabupaten dan kota.

Baca Juga : Polisi Klaim E-TLE Menurunkan Drastis Pelanggaran Lalu Lintas 60-70%

Rudiantara juga memastikan pihaknya siap memberikan ruang dan memfasilitasinya. “Kami Kominfo dengan senang hati, setidaknya mendiskusikan dan menyiapkan ini dengan siapapun. Ini luar biasa kalau dioperasikan kedepannya,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini