Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kimi Hime Sepakat Batasi Kontennya di Youtube

Rabu 31 Juli 2019 10:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 31 207 2085799 kimi-hime-sepakat-batasi-kontennya-di-youtube-nmWCVT7FEh.jpg Plt. Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (kedua dari kiri) bersama tim kuasa hukum Kimi Hime. Foto : Dok. Kominfo

Kimi Hime sepakat akan membatasi konten di Youtube dan menjadikan beberapa video yang sudah terunggah tidak bisa diakses oleh publik (private). Demikian salah satu kesepakatan yang sudah dibuat antara kuasa hukum kreator konten Kim Hime dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Pada pertemuan ini, kami membahas konten Kimi Hime yang dianggap bertentangan terhadap UU ITE Pasal 27 dan batasan membuat konten. Tidak hanya kepada content creator tapi juga pada platform, untuk kasus ini platform YouTube,” kata Irfan saat konferensi pers di Gedung Kominfo Jakarta, Senin (29/07/2019).

Baca Juga : Pendapatan Kimi Hime dari YouTube Capai Rp60 Juta Per Hari?

Kuasa hukum Kimi Hime, Irfan Akhyari menyatakan selama ini pihaknya tidak mangkir dari panggilan Kementerian Kominfo. Menurutnya, kliennya terbuka dengan masukan-masukan dari Kominfo, terutama mengenai aturan dalam membuat konten di ranah internet. "Kami menginginkan adanya regulasi yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ada pada konten," ungkap Irfan.

Baca Juga : Dipanggil Kominfo, Berikut 5 Fakta tentang Kimi Hime

Kimberly Khoe atau yang sering dipanggil Kimi Hime selanjutnya berencana akan bertemu Menteri Rudiantara guna membahas regulasi pengaturan konten.

Plt. Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu menyatakan saat ini Kementerian Kominfo tengah membahas revisi Peraturan Menteri Kominfo Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.

Baca Juga :  Kominfo Imbau Youtuber Agar Jangan Bikin Konten Vulgar

"Revisi tersebut ditangani oleh Direktorat Tata Kelola, Ditjen Aptika. Agar regulasi bisa sesuai dengan kondisi terbaru dan sebagai tindakan preventif masyarakat. Tidak hanya kepada pembuat konten, agar pelanggaran tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Baca Juga : Bikin Salah Fokus, Ini 4 Foto Vulgar dan Sexy Kimi Hime

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini