Kumpulkan Data Pengguna Tanpa Izin, Instagram Depak 'Hyp3r'

Kamis 08 Agustus 2019 16:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 08 207 2089416 kumpulkan-data-pengguna-tanpa-izin-instagram-depak-hyp3r-YBFMXAMu1q.jpg (Foto: Engadget)

JAKARTA - Instagram menghentikan kerjasama dengan perusahaan rintisan bidang pemasaran, Hyp3r. Kabarnya, perusahaan ketahuan mengumpulkan data pengguna tanpa izin.

Dikutip dari Antaranews, Instagram mengetahui penyalahgunaan tersebut melalui laporan dari laman Business Insider. Hyp3r mengambil data yang tersimpan di Instagram Stories, yang tersedia melalui API Instagram.

Data-data yang terkumpul, seperti dikutip dari Cnet, berupa lokasi pengguna, informasi profil dan foto, digunakan untuk memperbaiki iklan target.

"Aksi Hyp3r tidak dibenarkan dan melanggar kebijakan kami. Kami menghapus mereka dari platform kami. Kami juga membuat perubahan produk yang dapat membantu perusahan lain mengetahui lokasi publik dengan cara ini," kata juru bicara Instagram98.

Hyp3r membantah mereka melanggar kebijakan Instagram.

 Instagram menghentikan kerjasama dengan perusahaan rintisan bidang pemasaran, Hyp3r.

Baca juga: Intip Daftar 4 Smartphone Terbaru Harga Rp1 Jutaan

"Hyp3r dari dulu dan sekarang merupakan perusahaan yang menghadirkan pemasaran yang otentik dan tunduk pada regulasi keamanan data konsumen serta kebijakan jejaring sosial," kata CEO Hyp3r, Carlos Gracia melalui keterangan resmi.

"Kami tidak melihat konten atau informasi yang tidak dapat diakses secara publik oleh orang-orang yang sedang online," kata dia.

Salah satu data yang diambil Hyp3r berupa laman lokasi Instagram, berisi foto-foto dari akun publik. Data itu semula dapat dilihat oleh semua orang dan mereka tidak harus masuk ke akun Instagram.

 Instagram menghentikan kerjasama dengan perusahaan rintisan bidang pemasaran, Hyp3r.

Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Perbedaan Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini