Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awasi Konten YouTube, KPI Kerjasama dengan Kominfo & Kemendikbud

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 16:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 08 207 2089437 awasi-konten-youtube-kpi-kerjasama-dengan-kominfo-kemendikbud-9brQgM3t3m.jpg (Foto: Techcrunch)

JAKARTA - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio mengatakan jika pihaknya berencana mengawasi tayangan YouTube, Netflix, dan Facebook TV.

Pasalnya saat ini KPI tengah menunggu kewenangan Komisi 1 DPR untuk mengesahkan revisi Undang-Undang Penyiaran, di mana KPI ingin memasukan media baru seperti YouTube, Netflix, dan Facebook dalam pengawasanya sebagai lembaga penyiaran.

"Kita berencana mengawasi, semoga pengesahan segera dilaksanakan," kata Agung kepada Okezone, Kamis (8/8/2019).

Lebih lanjut Agung mengungkapkan jika alasan pembaruan undang-undang ini lantaran media penyiaran saat ini sudah semakin luas dengan adanya media-media baru seperti YouTube, Facebook TV, dan Netflix.

 Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio mengatakan jika pihaknya berencana mengawasi tayangan YouTube, Netflix, dan Facebook TV.

Baca juga: Intip Daftar 4 Smartphone Terbaru Harga Rp1 Jutaan

"KPI saat ini tengah berupaya untuk mengawasi media baru yang bersiaran. Media baru yang bersiaran seperti Netflix, Google TV, Facebook TV, YouTube, dan Instagram TV. Mereka bersiaran juga. Sebagaimana lembaga penyiaran yang konvesional. Selama ini KPI mengawasi lembaga penyiaran konvesional atau mainstream saja. Namun saat ini KPI berupaya untuk mengawasi media baru yang bersiaran tersebut," kata dia.

Lebih lanjut, jika UU Penyiaran telah direvisi dan disahkan, Agung juga berharap agar KPI nantinya bisa bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Dengan Menkominfo kami berkeingan agar beberapa media baru yang berkantor di luar negeri, memiliki kantor di Indonesia. Hal ini untuk mempermudah koordinasi, untuk mediasi dan konten siaran," jelas Agung.

 Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio mengatakan jika pihaknya berencana mengawasi tayangan YouTube, Netflix, dan Facebook TV.

Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Perbedaan Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus

Sementara itu, koordinasi dengan Kemendikbud disebutkan oleh Agung untuk kaitannya dengan literasi media. "Kaitannya dengan literasi. Pada dasarnya generasi milenial banyak menonton media baru. Oleh karena itu perlu adanya literasi digital. Dan literasi digital dapat dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan massif jika memasukkan literasi ke dalam kurikukum untuk SD, SMP, dan SMA," jelas Agung.

Agung kemudian menjelaskan jika nantinya warga negara terutama generasi milenial mampu memiliki sensor diri untuk memilih tayangan yang baik. "Selain itu agar warga negara menjadi subjek," terang Agung.

Baca juga: Tips Manfaatkan Instagram untuk Jual Barang Online

1
3

Berita Terkait

KPI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini