Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Foto-Foto Penampakan Hujan Meteor Perseid

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 12:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 14 56 2091733 ini-foto-foto-penampakan-hujan-meteor-perseid-vWjXEJwBx1.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Hujan meteor merupakan fenomena alam yang bisa diamati oleh penduduk Bumi. Tampak kilatan cahaya yang menghiasi langit malam, ketika puncak hujan meteor ini terjadi.

Khususnya pekan ini, tepatnya tanggal 12-13 Agustus 2019 terjadi fenomena hujan meteor Perseid. Dilansir Space, hujan meteor Perseid merupakan fenomena tahunan, yang ditunggu-tunggu oleh peneliti atau pengamat langit.

View this post on Instagram

"The Persied meteor shower is caused by debris from Comet Swift-Tuttle as it swings through the inner solar system and ejects a trail of dust and gravel along its orbit. When earth passes through the debris, specs of comet-stuff hit the atmosphere at 140,000 mph and disintegrate in flashes of light. Meteors from this comet are called Perseids because they seem to fly out of the constellation Perseus" - @nasa . This time of the year, despite the moon being at almost 89% brightness, LAs light pollution and flights hovering around, this composite shows the capture from 3.30 am to 5am atop Santa Monica Mountains just after moonset on Aug 12 2019. Was able to see approximately 40-50 meteors. The mountains were the best bet as visibility from lower altitude was was not possible due to cloud cover. If you see the mountain peaks closely we were literally over the clouds. EXIF: ISO: 3200 10mm f2.8 25" exposure . . . #meteorshower #perseids #perseids2019 #stargazing #astrophotography #stars #canon #longexposure #perseidmeteorshower #landscapephotography #visualambassadors #nightshooters #artofvisuals #yourshotphotographer #milkyway #jaw_dropping_shots #main_vision #longexposure_shots #agameoftones #way2ill #special_shots #dscvr_earth #earthofficial #beautifuldestinations #earthfocus #ig_color #tripotocommunity #ourplanetdaily #depthobsessed #bhfyp @twanight

A post shared by Chinmay Chinara (@orix_nexus) on

Cahaya terang dari bulan purnama hampir menghalangi seseorang melihat penampakan meteor. Kendati demikian, pengamat langit masih disuguhi pertunjukkan luar biasa dengan puluhan meteor melesat menembus langit setiap jam.

Astrophotographer Stojan Stojanovski mengatakan bahwa dia menunggu lebih dari 3 jam untuk menangkap meteor Perseid. Kabarnya, ia melihat sekira 10 hingga 15 meteor per jam.

Baca juga: Puncak Hujan Meteor Perseid Bakal Terjadi Pekan Ini

Hujan meteor Perseid terjadi ketika Bumi memasuki bidang puing-puing yang ditinggalkan komet Swift-Tuttle. Bumi memasuki bidang puing-puing itu akhir Juli, tetapi akhir pekan ini akan menjadi puncaknya, dengan sebanyak 50 meteor melesat setiap jam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini