Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Ini Manfaatnya Bila Anda "Libur" dari Media Sosial

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 08:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 15 207 2092441 ternyata-ini-manfaatnya-bila-anda-libur-dari-media-sosial-2boWHY4W1U.jpg Ilustrasi Sosial Media (Foto: Marketing Land)

JAKARTA - Beberapa dari kalian mungkin sudah menghindari media sosial atau puasa media sosial. Seperti diketahui belakangan ini, beberapa orang tidak bisa lepas dari media sosial. Media sosial bahkan dikabarkan berdampak pada mental seseorang yang seringkali merasa cemas dan kurang percaya diri.

Dilansir dari laman Health24, Jumat (16/8/2019) penelitian terhadap 24 orang orang yang melakukan perjalanan ke 17 negara tanpa internet. Bahkan mereka melepas seluruh gadget-nya seperti smartphone, laptop, tablet, dan tentu saja media sosial selama 24 jam. Reaksi mereka sebelum, selama dan setelah "detoksifikasi digital" dikumpulkan melalui buku harian dan wawancara.

Hasilnya, awalnya banyak yang memiliki kecemasan, frustrasi, dan gejala penarikan diri. Akan tetapi kemudian mulai ada peningkatan penerimaan, kenikmatan, dan merasa lebih bebas menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Travel Research.

Ini Hasilnya Saat Kita Puasa Media Sosial

Baca Juga: Smartphone Jadi Perangkat Favorit untuk Berselancar Internet, Tablet Paling Tertinggal

"Banyak orang semakin bosan dengan koneksi konstan melalui teknologi dan ada tren yang berkembang untuk pariwisata digital-bebas, sehingga sangat membantu untuk melihat perjalanan emosional yang dialami wisatawan ini," kata penulis utama Wenjie Cai, dosen di Universitas Greenwich di London.

Para peneliti juga mengatakan ada peningkatan permintaan untuk detoksifikasi digital.

"Peserta kami melaporkan bahwa mereka tidak hanya terlibat lebih banyak dengan pelancong dan penduduk lokal lainnya selama perjalanan mereka, tetapi mereka juga menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman perjalanan mereka," kata Cai.

Temuan ini bisa menjadi penting bagi perusahaan perjalanan yang ingin mengembangkan paket liburan offline atau lepas internet.

Baca Juga: Menjajal Kecepatan Internet di Singapura

Baca Juga: Seberapa Cepat Kecepatan Internet di Turki?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini