nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Temukan Partikel Plastik di Kutub Utara

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 06:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 15 56 2092297 ilmuwan-temukan-partikel-plastik-di-kutub-utara-r7yeUpxYLm.jpg Ilmuwan Temukan Partikel Plastik di Kutub Utara (Foto: BBC)

JAKARTA- Para ilmuwan menemukan banyak partikel plastik yang bercampur dengan salju di Kutub Utara. Bahkan jumlahnya mencapai 10.000 per liter.

Dilansir dari laman BBC, Jumat (16/8/2019) parahnya menurut ilmuwan, orang-orang yang tinggal di daerah Kutub Utara sana kemungkinan menghirup mikroplastik tersebut dari udara. Adapun mikroplastik didefinisikan sebagai partikel-partikel yang memiliki ukuran di bawah 5mm.

Di laboratorium di Institut Alfred Wegener Jerman di Bremerhaven, mereka menemukan partikel yang jauh lebih mencemari daripada yang mereka duga. Banyak yang begitu kecil sehingga sulit untuk memastikan dari mana mereka berasal.

Ilmuwan Temukan Partikel Plastik di Kutub Utara

Mayoritas tampaknya terdiri dari bahan-bahan alami seperti selulosa tumbuhan dan bulu binatang. Tetapi ada juga partikel plastik, bersama dengan serpihan ban karet, pernis, cat dan serat sintetis.

"Kami awalnya berharap untuk menemukan beberapa kontaminasi, akan tetapi untuk menemukan banyak plastik ini sungguh menjadi sebuat kejutan bagi kami," kata Dr. Melanie Bregmann, salah satu peneliti.

Ilmuwan Temukan Partikel Plastik di Kutub Utara

Baca Juga: Riset Ungkap Manusia Konsumsi Plastik Seberat Kartu Kredit Setiap Pekan

Bregmann juga mengatakan jika pihaknya masih belum mengetahui apakah partikel plastik tersebut berbahaya untuk kesehatan manusia ataupun tidak.

"Tetapi kami perlu lebih berhati-hati dengan cara kami memperlakukan lingkungan kami," kata dia.

Para ilmuwan juga menganalisis salju dari lokasi di Jerman dan Swiss. Sampel yang diambil dari beberapa daerah di Jerman menunjukkan konsentrasi yang lebih tinggi daripada di Kutub Utara.

 Ilmuwan Temukan Partikel Plastik di Kutub Utara

Lalu, bagaimana polusi plastik sampai ke Kutub Utara?

Para peneliti berpendapat bahwa partikel plastik diterbangkan oleh angin. Partikel-partikel tersebut kemudian "tersapu" keluar dari atmosfer melalui presipitasi, khususnya salju.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan April oleh tim Inggris-Perancis menunjukkan bahwa partikel plastik jatuh dari langit ke Pyrenees Prancis, yang merupakan wilayah lain yang diperkirakan masih asli.

Sebelumnya, kelompok penelitian telah menemukan plastik di atmosfer atmosfer di Dongguan, Cina, Teheran di Iran, dan Paris, Prancis.

Baca Juga: Peneliti Jelaskan Penyebab Besarnya Ukuran Planet Jupiter

Baca Juga: Ini Foto-Foto Penampakan Hujan Meteor Perseid

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini