Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Diminta Cabut Pemblokiran Internet di Papua dan Papua Barat

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 16:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 23 54 2095769 pemerintah-diminta-cabut-pemblokiran-internet-di-papua-dan-papua-barat-0fkAreoyqN.jpg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran layanan akses internet di Papua dan Papua Barat. Kominfo mengungkap bahwa pemblokiran ini dilakukan sementara hingga suasana kembali kondusif.

Kominfo mengungkap bahwa langkah pemblokiran internet ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Kominfo melakukan pembatasan akses internet pada beberapa wilayah di Papua. Hal tersebut dilakukan lantaran adanya aksi masa di Manokwari, Jayapura, dan beberapa tempat lain.

Langkah pemerintah untuk membatasi akses informasi ini rupanya mendapatkan reaksi dari sebagian masyarakat. Langkah ini dinilai merugikan warga Papua untuk mencari sumber informasi atas keselamatan sanak saudara dan famili mereka.

Selain itu, keputusan pemerintah untuk membatasi akses layanan telekomunikasi juga dinilai merugikan dan berbahaya dari aspek transparansi, melanggar hukum dan apalagi standar hak asasi manusia untuk hak digital.

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran layanan akses internet di Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Bila Dinilai Kondusif, Kominfo Cabut Pelambatan Akses Internet di Papua

SAFEnet, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Amnesty International Indonesia, Yayasan Pusaka, Asia Justice and Rights (AJAR), ELSAM, Protection International Indonesia, YLBHI, LBH Jakarta, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), LBh Pers, Yayasan Satu Keadilan, Federasi KontraS, UNIPA Manokwari, WALHI, Papua Itu Kita, Vivat Indonesia, Greenpeace mendukung aksi solidaritas penyerahan surat somasi (teguran) kepada Kominfo pada hari ini, 23 Agustus 2019 untuk segera mencabut pemblokiran akses internet sesegera mungkin di Papua dan Papua Barat.

Koordinator Regional SAFEnet, Damar Juniarto mengatakan bahwa pihaknya sengaja datang berkumpul di depan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menyampaikan beberapa pernyataan dan menyerahkan somasi.

"Kita ada di zaman informasi, di mana internet menjadi backbone yang sangat penting," kata Damar di hadapan para wartawan di depan gedung Kominfo, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Ia mengatakan, informasi beredar begitu cepat di media sosial dan media online. Dengan demikian, menurutnya saat ini tidak mungkin membatasi akses internet.

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran layanan akses internet di Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Ini Tanggapan LAPAN soal Asteroid yang Mengancam Bumi

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa pembatasan akses internet seperti yang terjadi baru-baru ini ialah tindakan diskriminatif. "Rasanya tidak adil dan sangat diskriminatif apabila kita membiarkan Papua dan Papua Barat, di mana banyak masyarakat di sana, bukan hanya masyarakat asli Papua tapi ada juga masyarakat Jawa, Bugis, Sumatera justru mereka ada dalam kegelapan informasi," tuturnya.

Ia menilai bahwa langkah pemerintah ini tidak boleh dilanjutkan dan meminta kepada Presiden Joko Widodo, Menkopolhukam dan Menkominfo untuk menyalakan internet di Papua dan Papua Barat.

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran layanan akses internet di Papua dan Papua Barat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini