Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Rencana Kominfo Bangun Jaringan Backbone di Ibu Kota Baru

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 20:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 27 54 2097385 ini-rencana-kominfo-bangun-jaringan-backbone-di-ibu-kota-baru-q0bxX8p2dU.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tengah mempersiapkan pemindahan ibu kota baru di dua kabupaten Kalimantan Timur yakni di Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengungkapkan jika jaringan backbone (saluran atau koneksi berkecapatan tinggi untuk jaringan) sudah mencapai dua kabupaten tersebut.

"Akan tetapi untuk broadband belum banyak. Di sana ada 4G tapi lewat berapa kilometer itu sudah lewat (tidak ada koneksi)," kata Rudiantara saat ditemui di kantor Kominfo, Selasa (27/8/2019).

Lebih lanjut ia pun menjelaskan jika dari Kominfo, persiapan jaringan di ibu kota fokus pertamanya adalah membangun backbone dari broadband.

"Jadi konsepnya membuat palapa ring tapi khusus di Kalimantan," kata Rudiantara.

Dia juga menyebutkan jika hal tersebut sudah disampaikan dan didukung dalam rapat kabinet terbatas.

 Pemerintah tengah mempersiapkan pemindahan ibu kota baru di dua kabupaten Kalimantan Timur yakni di Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara.

Baca juga: Facebook Bikin Aplikasi Pesan 'Threads' untuk Instagram?

"Karena apa, kita Palapa Ring barat sudah ada di sebelah barat di Singkawang dan salah satu rencananya adalah membangun, menarik fiber optic sepanjang jalan yang dibangun Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)," imbuh dia.

Rudiantara melanjutkan, salah satu calon ibu kota Kutai Kertanegara merupakan perbatasan antara Indonesia-Malaysia. Saat ini tengah dibangun jalan raya, namun belum sepenuhnya yakni baru 700 km, kurang 300 km lagi yang dibangun Kementerian PUPR.

"Nanti kita tinggal tarik fiber optic dari sana. Terus di tengah-tengahnya dibentuk ring, kenapa agar keandalanya tinggi dan kapasitasnya juga tinggi," kata Rudiantara.

Dia juga menyebutkan jika dalam waktu 5 hingga 10 tahun lagi, Kalimantan dapat memiliki gateway internasional langsung.

 Pemerintah tengah mempersiapkan pemindahan ibu kota baru di dua kabupaten Kalimantan Timur yakni di Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara.

Baca juga: Lebih Ringan, Google Go untuk Android Hadir Secara Global

"Kalau sekarang kan nelepon misalkan dari Balikpapan, dari Pontianak itu kalau mau nelepon ke luar negeri itu ditarik lewat Jakarta. Jakarta nanti lewat Singapura. Gateway-nya ada di Jakarta, atau ditarik ke Sulawesi utara, di Manado dibawa ke Pasifik kalau misalkan neleponnya ke Amerika. Nah itu bukan tidak mungkin setelah lima 10 tahun nanti Kalimantan punya gateway sendiri," jelas dia.

Sementara itu untuk lamanya pembangunan infrastruktur ini Rudiantara belum menyebutkan secara pasti waktunya, dia mengatakan jika yang pasti infrastruktur backbone harus sudah jadi sebelum pembangunan fisik mulai dibangun di ibu kota baru.

"Jadi kalau menteri PUPR membangun jalan, ya kita bareng bangun kabel. Jadi kan nomor satu bukan gedungnya dulu tetapi suprastruktur jalannya dan suprastruktur lain. Itu bukan hanya internet, tetapi juga listrik juga harus di bawah. Pokoknya tidak ada lagi gelantungan kabel-kabel macam-macam di udara pakai tiang. Semua harus ditanam dalam tanah," jelas Rudiantara.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini