nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NASA Selesaikan Proyek James Webb Space Telescope

Rais Erizam, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 10:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 29 56 2098312 nasa-selesaikan-proyek-james-webb-space-telescope-AB50Cxwg6r.jpg (Foto: NASA/Chris Gunn)

JAKARTA - NASA merampungkan proyek luar angkasanya. Kali ini teleskop, proyek yang sudah didesain lebih dari dua dekade ini akhirnya rampung.

Dilansir dari Newatlas, para insinyur telah menempatkan potongan terakhir di tempat NASA untuk observasi pengorbitan generasi selanjutnya, James Webb Space Telescope.

Proyek ini dibangun untuk menyukseskan Hubble sebagai teleskop luar angkasa utama NASA. Instrumen yang sudah rampung ini akan membawa kemampuan eksplorasi luar angkasa ke tingkat yang baru. Karena kecanggihannya, teleskop ini dapat melihat objek kecil di satu juta kilometer jauhnya.

James Webb Space Telescope akan dijadikan observatorium orbital terbesar, terkuat, dan kompleks yang digunakan ke luar angkasa. Dengan tujuh kali kapasitas pengumpulan cahaya Hubble dan kemampuan inframerah tingkat lanjut, para ilmuwan berharap untuk mendapatkan sesuatu yang baru tentang benda-benda langit yang jauh, termasuk yang sudah tidak aktif sebelumnya.

Gagasan penempatan teleskop luar angkasa khusus di orbit untuk pengamatan dalam spektrum inframerah pertama kali muncul pada pertengahan 1990-an. Awalnya teleskop ini dijadwalkan meluncur pada 2007. Namun banyak masalah teknis yang menyebabkan kemunduran pada teleskop ini.

 NASA menyelesaikan proyek James Webb Space Telescope.

Baca juga: Android 10 Bakal Dilengkapi Fitur Privasi yang Lebih Aman?

"Perakitan teleskop dan instrumen ilmiahnya, sunshield dan pesawat luar angkasa menjadi satu observatorium merupakan pencapaian luar biasa oleh seluruh tim Webb," kata Bill Ochs, manajer proyek Webb untuk Pusat Penerbangan Antariksa NASA, Goddard Space di Greenbelt, Maryland.

"Tonggak sejarah ini melambangkan upaya ribuan individu yang berdedikasi selama lebih dari 20 tahun di NASA, Badan Antariksa Eropa, Badan Antariksa Kanada, Northrop Grumman, dan mitra industri dan akademik kami yang lain," tambahnya.

Saat ini James Webb Space Telescope sudah rampung, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum tim meluncurkannya ke luar angkasa. Lebih baik masalah teknis ini terungkap di Bumi daripada di jarak 1,5 juta km.

Selanjutnya tim akan menempatkan observatorium melalui pengujian lingkungan dan penyebaran tambahan yang rencananya akan diluncurkan pada 2021.

1
2

Berita Terkait

NASA

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini