Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkominfo : Tak Ada Kebijakan Black Out, Pemerintah Hanya Batasi Layanan Data Sementara

Jum'at 30 Agustus 2019 10:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 30 207 2098471 kemenkominfo-tak-ada-kebijakan-black-out-pemerintah-hanya-batasi-layanan-data-sementara-x9nZgnAM52.jpg Kemenkominfo Rudiantara (kanan), pemerintah tidak ambil kebijakan black out untuk Jayapura. Foto : Dok.Kominfo

Pemerintah hanya melakukan pembatasan atas layanan data sementara, sementara layanan suara (menelepon atau ditelepon) serta layanan SMS atau short message services (mengirim atau menerima) tetap difungsikan.

“Tidak ada kebijakan black out,”kata Menteri Komunikasi dan Informatika Republic Indonesia Rudiantara dalam siaran persnya, Kamis (29/8/2019).

Menurut Rudiantara, yang terjadi di Jayapura, ada yang memotong kabel utama jaringan optik Telkom yang mengakibatkan matinya seluruh jenis layanan seluler di banyak lokasi di Jayapura.

Telkomsel saat ini sedang berusaha memperbaiki kabel yang diputus atau melakukan pengalihan trafik agar layanan suara & SMS bisa segera difungsikan kembali.

"Kami juga sudah koordinasi dengan POLRI/TNI untuk membantu pengamanan perbaikan di ruang terbuka,”ujar Rudiantara.

sebelumnya dikabarkan, akses komunikasi menggunakan telepon dan pesan singkat (SMS) di Kota Jayapura, Papua, dimatikan sejak pukul 15.30 WIT pada Kamis, 29 Agustus. Penonaktifan dilakukan ketika massa yang berunjuk rasa mulai menuju arah Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Setelah akses internet diblokir selama kurang lebih dua minggu, kini akses komunikasi lainnya juga tidak dapat digunakan.

Berdasarkan informasi di lapangan, massa yang bergerak dengan berjalan kaki melempari setiap bangunan yang dilewati.

Sedangkan massa yang menggunakan kendaraan bermotor bergerak membawa bendera-bendera sambil mengibarkannya.

Hingga Jumat hari ini, 30 Agustus, situasi Kota Jayapura di Provinsi Papua dan sekitarnya pasca-aksi demonstrasi berujung ricuh masih lumpuh. Warga pun tampak berjaga-jaga di sejumlah lokasi. Murid-murid sekolah bahkan terpaksa diliburkan dan pusat perbelanjaan serta perkantoran tidak beroperasi.

Sementara itu, beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Hamadi mengaku hanya datang ke pasar untuk melihat kondisi lapak atau tempat jualannya.

Sementara itu, sekelompok warga tampak berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, dengan membawa senjata tajam.

Warga juga membuat barikade dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Hingga berita ini dilaporkan belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan TNI-Polri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini