Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Insiden Pemotongan Kabel Fiber Optik Rugikan Konsumen, Ini Kata APJII

Sabtu 31 Agustus 2019 13:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 31 54 2098966 insiden-pemotongan-kabel-fiber-optik-rugikan-konsumen-ini-kata-apjii-dbuCiEjr2w.jpg (Foto: Gizmodo)

JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) keberatan atas insiden pemotongan kabel optik secara sepihak yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal itu tentu saja berdampak pada akses jaringan internet.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, APJII memahami bahwa insiden ini terjadi disebabkan adanya proses revitalisasi perapihan area trotoar dan taman yang sedang dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta di 81 ruas jalan.

Namun yang disayangkan adalah tidak adanya koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan APJII yang menyebabkan pelanggan internet di kawasan Cikini dan Kemang Raya mengeluhkan akses yang tergganggu.

"Kami mendukung penuh revitalisasi agar terciptanya perapihan demi estetika dan keindahan kota. Namun seharusnya pihak Pemprov DKI bisa lebih aware terhadap kabel Fiber Optic (FO) yang digunakan untuk melayani internet sehingga tidak melakukan pemotongan tanpa koordinasi,” ujar Ketua Umum APJII, Jamalul Izza.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) keberatan atas insiden pemotongan kabel optik secara sepihak.

Baca juga: Temuan Malware iOS Bisa Curi Foto hingga Lokasi GPS Pengguna

Menurutnya, tidak adanya koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dan pihaknya, jelas merugikan konsumen dari para anggota APJII. Sebagai penyelenggara jasa internet (Internet Service Provider/ISP), anggota APJII menggunakan jaringan FO untuk menyediakan bandwitdh ke pelanggan.

"Infrastruktur kabel optik merupakan hal yang sangat penting untuk melayani internet. Kami sepakat mendukung penuh langkah APJATEL untuk melakukan somasi sebagai respons atas peristiwa itu," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), Muhammad Arif Angga telah menyatakan keberatannya atas pemotongan kabel optik tersebut. Jika dibiarkan, layanan internet baik untuk pelanggan ritel, korporat maupun instansi pemerintah akan terganggu.

"Kami telah berkonsultasi dengan kuasa hukum dan akan melakukan somasi kepada Pemprov DKI Jakarta," kata Arif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini