nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral, Aplikasi Tukar Wajah 'Zao' Diduga Curi Data Pengguna

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 02 September 2019 18:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 02 207 2099704 viral-aplikasi-tukar-wajah-zao-diduga-curi-data-pengguna-7xCw4QkFEj.jpg Ilustrasi Aplikasi ZAO (Foto: The Guardian)

JAKARTA- Aplikasi buatan developer asal China, Zao mendadak viral belakangan ini. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk bertukar wajah dengan selebriti, bintang olah raga, atau siapapun. Aplikasi ini telah diunduh oleh jutaan pengguna dalam beberapa hari.

Dilansir dari laman The Guardian, Senin (2/9/2019) sayangnya aplikasi Zao dikritik karena masalah privasi. Teknologi kecerdasan (AI) pada aplikasi disinyalir mampu mencuri data dengan verifikasi identitas.

Aplikasi Viral Ini Curi Data Pengguna

Pengguna mendaftar Zao dengan nomor telepon dan mengunggah foto mereka. Kemudian pengguna dapat memilih selebritas yang digunakan untuk melapisi wajah mereka.

Selain selebritas Tiongkok, wajah-wajah terkenal lainnya di aplikasi ini termasuk Leonardo DiCaprio dan Marilyn Monroe.

Baca Juga: Jadi Perbincangan Netizen, Ini Klarifikasi Aplikasi Kontool di Facebook

Gu Shi, seorang siswa berusia 21 tahun di Shanghai, mengunduh Zao setelah melihat teman-temannya memposting klip di feed WeChat mereka.

"Saya belum pernah mencoba menggunakan riasan dan gaya rambut Jepang karena terlalu rumit untuk melakukan semuanya sendiri. Aplikasi ini memberi saya kesempatan untuk mencoba gaya yang sama sekali berbeda dari kehidupan normal saya," kata Shi.

Aplikasi Viral Ini Curi Data Pengguna

Namun, ketika aplikasi menjadi viral, beberapa pengguna mengeluh bahwa kebijakan privasinya dapat membahayakan mereka.

Pasalnya, salah satu bagian dari perjanjian pengguna mengatakan konsumen yang mengunggah gambar mereka setuju untuk menyerahkan hak kekayaan intelektual ke wajah mereka, dan mengizinkan Zao untuk menggunakan gambar mereka untuk tujuan pemasaran.

Zao pun langsung mengkonfirmasi hal tersebut dan klarifikasi di Weibo bahwa mereka mengatasi masalah itu.

"Kami benar-benar memahami kecemasan yang dimiliki orang-orang terhadap masalah privasi. Kami telah menerima pertanyaan yang Anda kirimkan kepada kami. Kami akan memperbaiki area yang belum kami pertimbangkan dan membutuhkan waktu," kata pihak Zao.

Untuk diketahui, aplikasi Zao hadir di App Store iOS China pada 30 Agustus 2019 dan cepat menjadi viral. Menurut sebuah posting dari pembuat aplikasi di situs media sosial Weibo China, server Zao hampir hancur karena banjirnya unduhan.

Menurut App Annie, perusahaan yang melacak unduhan aplikasi di seluruh dunia, Zao adalah aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di iOS App Store Cina pada 1 September.

Aplikasi Zao diterbitkan oleh Momo Inc, yang sebelumnya terkenal karena aplikasi kencan yang kemudian berubah menjadi layanan streaming langsung. Perusahaan ini terdaftar di bursa efek New York pada tahun 2014.

Baca Juga: 7 Perusahaan Teknologi Ramaikan Event IFA 2019 di Berlin

Baca Juga: Selain Note 8, Redmi Perkenalkan Smart TV dengan Fitur 4K

1
3

Berita Terkait

Viral di Medsos

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini