Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemnaker Luncurkan Film dan Game Karya Siswa BBPLK Bekasi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 02 September 2019 11:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 02 326 2099492 kemnaker-luncurkan-film-dan-game-karya-siswa-bbplk-bekasi-08cjWTpcK2.jpg Kemnaker Luncurkan Film dan Game Animasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan film dan game karya pelatihan dari Balai Besar Pengembang Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi. Menurut Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, pelatihan film dan games animasi di BBPLK Bekasi merupakan salah satu upaya menyiapkan SDM kompeten di bidang industri kreatif.

Terdapat dua pelatihan tahun ini yakni Movie Animator dan Motion Graphic Arts. Adapun pelatihan Movie Animator tahun ini telah menghasilkan 2 film yaitu Nano Milenial Force 2 dengan judul Reunited dan film animasi kolosal yang berjudul Alif. Sedangkan pelatihan Motion Graphic Arts menghasilkan 2 games yaitu Game Milenial Strike dan Game Peace Hunter.

Sebagai tindak lanjut kegiatan pelatihan animasi, BBPLK Bekasi telah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan animasi antara lain Ainaki, dan SSR Polytechnic.

Syafrudin bersyukur, siswa pelatihan BBPLK Bekasi telah berhasil membuat karya animasi. Baik film maupun games animasi.

Bambang yakin, industri animasi dan games merupakan salah satu bidang ekonomi kreatif yang akan terus tumbuh di masa depan.

“Saya sangat yakin bahwa ekonomi kreatif nantinya akan menjadi pilar perekonomian Indonesia pada masa yang akan datang,” kata Bambang, seperti dikutip dari Sindonews, Senin (2/9/2019).

Kemnaker Luncurkan Game dan Film Animasi

Baca Juga: Huawei Bakal Perkenalkan Earbud Nirkabel di IFA 2019

Baca Juga: Diluncurkan pada IFA 2019, Intip Bocoran Sony Xperia 2

Ia juga menambahkan, Indonesia harus melakukan lompatan dari perekonomian yang sebelumnya mengandalkan SDA, menjadi perekonomian yang digerakkan oleh industri kreatif. Dimana industri kreatif lebih menitikbertakan pada tersedianya SDM yang kompeten.

“Generasi muda Indonesia, anak-anak muda kita, tentunya mempunyai potensi yang besar untuk masuk ke industri ini, baik di bidang film, di bidang video digital, di bidang seni pertunjukan, bidang seni tradisi, bidang games, animasi, dan yang lain-lainnya,” terangnya.

Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), penyerapan tenaga kerja di industri kreatif terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, jumlah tenaga kerja yang terserap 15,9 juta, pada tahun 2016 terserap 16,9 juta orang. Sedangkan tahun 2017, sektor ini menyerap 17,4 juta tenaga kerja dan tahun 2018 terus naik hingga 18,1 juta tenaga kerja.

Sementara it, Plt. Kepala BBPLK Bekasi, Syafrudin, menambahkan, pelatihan Movie Animator disebutnya mampu mencetak SDM pembuatan film animasi dan pelatihan Motion Graphic Arts juga telah menghasilkan SDM pembuatan game animasi.

"Kedua pelatihan ini, salah satunya merupakan kelanjutan dari program unggulan BBPLK Bekasi tahun 2018 yaitu film Nano Milenial Force," terang Bambang.

"Kami informasikan bahwa siswa yang mengikuti BBPLK Bekasi untuk program Movie Animator dan Motion Graphic Art adalah siswa-siswa yang belajar dari nol, dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda," ujarnya.

Baca Juga: WhatsApp Segera Hadirkan Fitur Boomerang dan Mode Gelap?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini