Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkena Serangan DDOS, Website Wikipedia Sempat Padam

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 08 September 2019 15:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 08 207 2102074 terkena-serangan-ddos-website-wikipedia-sempat-padam-qcgn8kRsUW.jpg (Foto: Techcrunch)

JAKARTA - Pada Jumat, Wikipedia down di beberapa negara setelah situs web itu dipukul dengan serangan berbahaya. Insiden ini terutama mempengaruhi pengguna Eropa dan Timur Tengah sekira pukul 7.00 p.m. BST (11 a.m. PDT). Situs downdetector kabarnya menerima ribuan laporan ketika itu.

Dilansir Neowin, akun Jerman Wikimedia Foundation di Twitter menyatakan bahwa situs web telah dipengaruhi oleh serangan penolakan layanan (DDOS) terdistribusi, sebuah fakta yang kini telah dikonfirmasi melalui posting blog oleh organisasi nirlaba juga (melalui TechCrunch).

Bagi mereka yang belum mengetahui, serangan DDOS membanjiri server yang ditargetkan dengan jumlah lalu lintas yang luar biasa, mengganggu ketersediaan layanannya kepada pengguna yang dituju.

 Wikipedia down di beberapa negara setelah situs web itu dipukul dengan serangan berbahaya.

Baca juga: Dinilai Kondusif, Kominfo Buka Akses Internet di Kabupaten Nabire dan Dogiyai

Meskipun serangan itu dicatat sedang berlangsung ketika pernyataan di-posting, sepertinya layanan normal kembali di banyak negara beberapa jam yang lalu, menurut pengguna dari berbagai negara. Namun, sepertinya insiden itu masih diselidiki, karena pemberantasan lengkap masalah ini belum dikonfirmasi secara resmi.

"Sebagai salah satu situs paling populer di dunia, Wikipedia kadang-kadang menarik aktor 'itikad buruk'. Bersamaan dengan web lainnya, kami beroperasi di lingkungan yang semakin canggih dan kompleks di mana ancaman terus berkembang. Karena itu, komunitas Wikimedia dan Wikimedia Foundation telah menciptakan sistem dan staf yang berdedikasi untuk secara teratur memantau dan mengatasi risiko. Jika terjadi masalah, kami belajar, kami meningkatkan, dan kami mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik untuk waktu berikutnya," tulis perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini