Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Esport Meningkat, Menkominfo Soroti Peluang Developer dan Atlet

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 16:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 326 2104492 esport-meningkat-menkominfo-soroti-peluang-developer-dan-atlet-IgWzVGHDVt.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

TANGERANG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa mengembangkan game (developing game) menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Seperti diketahui, pasar game dan esports di Indonesia semakin meningkat.

"Peluangnya luar biasa karena baru 1,2 miliar (ekonomi digital) dari katakanlah 6-7 miliar di Asean. Itu kan hanya sekitar 20 persen, tidak lebih dari 30 persen lah Indonesia. Padahal, populasi Indonesia 40 persen jadi peluangnya sangat besar, pertumbuhannya lebih cepat lagi dibanding yang sekarang," kata Menkominfo Rudiantara usai ditemui dalam acara IDBYTE Esport, Jumat (13/9/2019).

Menurutnya, esport memberikan peluang untuk anak muda menjadi atlet esports. "Sekarang kan tim sponsor udah banyak, tadi saya sebutkan kurang player-nya. Tapi beruntung kita sekarang ada Asosiasi Video Game Online Indonesia (AVGI) yang juga berusaha menata secara profesi," kata dia.

 Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa mengembangkan game (developing game) menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Baca juga: 46% Gamer di Indonesia Didominasi Karyawan Kantoran

Lebih lanjut, Rudiantara juga mengatakan peluang yang kedua yakni menjadi developer game.

"Gameloft asal Prancis saja dikembangkan di Yogyakarta, masa yang lain tidak. Tidak lama lagi akan ada game lokal yang karakter Indonesia, Gatotkaca. Jelang akhir tahun peluncuran atau pertengahan tahun depan," kata Rudiantara.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa mengembangkan game (developing game) menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Menurut Menkominfo, developer game lokal harus tumbuh untuk bersaing dengan developer luar yang berkembang di Tanah Air. "Kalau tidak kita mainnya cuma PUBG Mobile dan Mobile Legends saja, yang di dalam juga harus tumbuh," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini