Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astronom Deteksi Komet Asing Masuk ke Sistem Tata Surya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 56 2104505 astronom-deteksi-komet-asing-masuk-ke-sistem-tata-surya-R8XtBkJ8Eq.jpg (Foto: Forbes)

JAKARTA - Astronom menemukan sebuah komet antarbintang yang mengunjungi sistem tata surya. Komet tersebut dijuluki C/2019 Q4 (Borisov). Menariknya komet tersebut menjadi pengunjung benda langit di luar tata surya kedua setelah batuan angkasa Oumuamua.

Dilansir dari laman Discover Magazine, Jumat (13/9/2019) komet dikabarkan masih dalam perjalanan masuk ke tata surya, dan akan terlihat dalam satu tahun ke depan. Dengan perhitungan orbit saat ini, C/2019 Q4 diperkirakan akan mencapai pendekatan terdekatnya dengan Matahari pada Desember 2019. Hal ini memberikan para astronom waktu untuk mengamatinya lebih dekat.

Untuk menentukan apakah suatu benda memulai kehidupannya di luar tata surya, para astronom merencanakan orbitnya. Astronom menemukan busur dan kecepatan benda itu ketika bergerak.

Untuk mendapatkan lintasan yang paling akurat, para astronom perlu memiliki beberapa hari, idealnya berminggu-minggu. Kemudian, dengan menggunakan model matematika, para astronom menyesuaikan pengukuran dengan orbit, yang memungkinkan mereka melihat dari mana benda itu berasal.

 Astronom menemukan sebuah komet antarbintang yang mengunjungi sistem tata surya.

Baca juga: Miliki Air, Planet Ini Mendukung Kehidupan Seperti di Bumi?

Perhitungan awal menunjukkan bahwa C/2019 Q4 memiliki orbit hiperbolik yang berarti memiliki kemampuan untuk lepas dari tarikan gravitasi Matahari. Pengukuran sejauh ini menunjukkan komet C/2019 Q4 adalah antarbintang, tetapi tidak semua objek yang dikonfirmasi memiliki orbit hiperbolik adalah pengunjung antarbintang.

Ada lebih dari ratusan komet yang dikenal dengan orbit hiperbolik yang berasal dari Oort Cloud, kelompok es dari bahan sisa di tepi luar tata surya. Kadang-kadang, objek dari awan lepas dan dikirim dalam perjalanan satu kali ke tata surya bagian dalam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini