Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Data Pribadi Kenapa Perlu Dilindungi?

Gabriel Abdi Susanto, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 13:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 19 207 2106788 data-pribadi-kenapa-perlu-dilindungi-08CRsqbWHC.jpg (Foto: Gabriel Abdi Susanto/Okezone)

Ruang digital merupakan ruangan yang terbuka. Di Internet kita tidak bisa sembunyi. Bahkan kalau meninggalkan jejak digital dan menghapusnya, jejak itu tidak bisa dihapus 100 persen.

"Itulah kenapa pemerintah perlu menyiapkan undang-undang perlindungan data pribadi. Ini karena di Internet tidak ada privasi,"ujar Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, dalam diskusi bertajuk Masih Adakah Privasi?yang diselenggarakan alumni STF Driyarkara di Hotel Morrissey, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Selain itu, menurut Semuel, perlindungan data pribadi merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.

 Perlindungan data pribadi merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.

Baca juga: Menkominfo : Pertukaran Data Pribadi Tak Bisa Dihindari Lagi

Associate General Counsel - Tech, Data dan IP GO-JEK Raditya Kosasih menyebutkan data, entah personal maupun non personal merupakan aset yang bernilai tinggi. 

"Karena nilai yang tinggi itu, kami berupaya jangan sampai data itu mengalami kebocoran," ujar Kosasih.

Kosasih menegaskan, sebagai pelaku usaha, menjaga data itu penting karena terkait dengan menjaga kepercayaan pelanggan dan masyarakat. 

"Kalau data tidak dijaga dengan baik, pelanggan juga akan meninggalkan kami," ujar Kosasih. 

Selama ini peraturan soal menjaga data pribadi hanya diatur di dalam Peraturan Menteri Kominfo (Permenkominfo) Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik. Karena itu, perlu dibuat RUU untuk mempertegas peraturan tersebut.

Peraturan soal iklan digital yang datanya bersumber dari data pribadi pengguna media sosial, dinilai lebih kuat dari peraturan yang ada di Indonesia. Sehingga, RUU Perlindungan Data Pribadi diharapkan bisa menjaga keamanan data pribadi pengguna internet.

Selama ini, Kemenkominfo memang sudah menyampaikan Permenkominfo Nomor 20 Tahun 2016 kepada platform media sosial. Permen tersebut mengatur agar platform media sosial menyediakan fitur pemberitahuan dan persetujuan di awal pembuatan akun bahwa data pribadi akan digunakan untuk sumber iklan digital. (AHL)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini