Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkominfo : Indonesia Bakal Miliki Gim Lokal Hero Gatotkaca

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 17:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 25 326 2109255 menkominfo-indonesia-bakal-miliki-gim-lokal-hero-gatotkaca-XUzofWXDOs.jpg Sosok Gatotkaca di Mobile Legends. Foto : Okezone

Menteri Kominfo Rudiantara membocorkan Indonesia bakal memiliki gim esports dengan karakter pahlawan lokal. Gim tersebut kini dalam tahap pengembangan.

"Akan ada game lokal yang karakter hero-nya Indonesia Gatotkaca. Menjelang akhir tahun masih beta test. Peluncuruan tengah tahun depan," ujarnya.

Menkominfo menilai Indonesia memiliki potensi besar termasuk dalam hal membuat game lokal. "Milenial bisa menjadi game developer. Kalau Gameloft yang (berbasis di) Prancis dikembangkan di Jogja, masa yang lain nggak?, " katanya.

Dengan adanya Gameloft yang notabene salah satu pengembangan game terkemuka di dunia , mampu membuktikan jika Indonesia berpeluang menjadi penghasil game developer. "Kalau enggak, ya kita mainnya cuma PUBG, Mobile Legend. Itu-itu aja, harus kita kembangkan" ungkap Rudiantara.

Dari sisi potensi ekonominya. Menteri Rudiantara membandingkan jumlah populasi gamers Indonesia yang menyumbang 40 persen dari populasi Asia, tetapi pemasukannya dari game masih 20 persen.

"Esports di Indonesia baru 1,2 miliar dari katakanlah 6-7 miliar di Asia. Itu kan hanya 20 persen. Artinya kedepan peluangnya sangat besar," pungkasnya.

Pada dasarnya, Rudiantara mendorong anak-anak muda Indonesia membangun dan mengembangkan gim besar bertema kepahlawanan. Saat ini di Indonesia terdapat sekitar 50 juta gamers dan bisnis gim.

"Alangkah baiknya bila para gamers ini menciptakan game hero atau kepahlawanan Indonesia seperti Gatot Kaca dan lainnya, sehingga tidak hanya memainkan karakter kepahlawanan dari luar negeri meski game ini awalnya diciptakan negara asing. Saya mendorong karakter hero di Indonesia lebih diperbanyak dan dikembangkan," ujar Rudiantara dalam Acara The Internasional 9th Gamers Land Party (GLP) 2019 di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (24/8/2019).

Menteri Kominfo juga menginginkan gamers tidak hanya sebagai pencipta games, tetapi menjadikan kegiatan ini sebagai profesi untuk dapat menghasilkan uang.

“Menjadi profesional dan menjadi atlet berprestasi dari yang amatir. Jadi yang ikut SEA Gamer bukanlah yang profesional tapi yang amatir,” kata Rudiantara.

Peluang e-Sport di Jawa Timur, menurut Rudiantara, sangat besar. Akan lebih baik jika di Jember, Banyuwangi, Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Madiun seluruh kabupaten/kota di Jatim bila anak-anak bisa membuat gim dan menjadikan gamers sebagai kegiatan profesional.

"Indonesia memiliki populasi 200 juta lebih penduduk. 40 persen populasi di Asia. Tetapi populasi pemain game-nya hanya 20 persen," ujar Rudiantara.

Oleh karena itu, Menteri Rudiantara menyebut, industri esports dapat menjadi kesempatan bagus bagi kaum muda. Apalagi, pemain game (gamers) kini sudah menjadi profesi. Saat ini eSports sudah bukan sekadar kompetisi game dan industri yang tengah menarik perhatian dunia.

Namun e-sports sudah menjadi industri sustainable yang memiliki potensi untuk memberikan manfaat secara berkelanjutan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini