Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bermula dari KKN, Mahasiswa Temukan Solusi IoT untuk Tambak Udang

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 17:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 26 56 2109701 bermula-dari-kkn-mahasiswa-temukan-solusi-iot-untuk-tambak-udang-3xbMNEE1Ro.jpeg Mesin IoT X-Shrimp (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Tiga mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya berhasil memenangkan IoT Makers 2019 di Jakarta. Mereka adalah Mochammad Fadillah, Muhammad Arif Ramdani, dan Tedy Apriadi, bergabung dalam tim Elco_Thunder.

Fadillah dan timnya membuat mesin IoT X-Shrimp untuk membantu peternak udang untuk meminimalkan biaya serta memaksimalkan ternak.

"Awal mula cerita kami membuat X-Shrimp saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikalong, Tasikmalaya. Di sana banyak penambak undang, ada banyak permasalahan penambak udang, salah satunya energi listrik untuk kincir angin yang memiliki biaya yang tinggi," kata Fadilah saat ditemui di kawasan Balai Kartini, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Kemudian, Fadilah melanjutkan saat selesai KKN dia dan teman-temannya pun merancang solusi berbasis IoT, X-Shrimp. Alat ini merupakan sistem monitor dan kontrol kualitas air tambak udang vanamme berbasis wireless network dan Internet of Things (IoT). Adapun beberapa yang dimonitor yakni Turbidity, Ph, Salinitas, Oksigen dalam Air, dan Suhu.

 Mahasiswa Temukan Solusi IoT untuk Tambak Udang

Baca Juga: Ini Solusi yang Diciptakan Pemenang IoT Makers Creation 2019

"Kita pasang sensor di air, kemudian keluar nilai nanti bisa kita monitor secara online dan offline. Katakanlah Oksigen dalam Air diambang batas, nantinya alat akan memberikan perintah pada kincir angin untuk memutar," jelas Fadilah.

Sebelumnya, lanjut Fadilah saat peternak menggunakan teknologi tradisional, kincir angin memutar selama 24 jam dan akan sangat mahal biaya untuk listriknya.

Fadilah juga melanjutkan saat ini untuk menempatkan berapa kincir angin pada tambak, peternak masih menggunakan ilmu perkiraan. Nantinya, jika menggunakan X-Shrimp peternak bisa mengetahui berapa kincir yang efisien.

Fadilah dan tim berharap jika alat yang diciptakan untuk membantu peternak udang dan meningkatkan pendapatan serta dapat memunculkan pekerjaan baru untuk peternak udang.

Saat ini, mesin IoT X-Shrimp masih berupa prototype dan mereka akan melakukan riset lanjutan untuk bisa digunakan secara menyeluruh di lapangan.

Mahasiswa Temukan Solusi IoT untuk Tambak Udang

Baca Juga: Samsung Galaxy Fold 2 Bakal Meluncur Tahun Depan?

Baca Juga: Ini 10 Negara dengan Harga iPhone 11 Pro Termurah

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini