Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Cara Pelaku Kejahatan Siber Membajak Akun Facebook Anda

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 29 September 2019 15:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 29 207 2110691 ini-cara-pelaku-kejahatan-siber-membajak-akun-facebook-anda-qhqCNPGuyc.jpg (Foto: The Sun)

JAKARTA - Pengguna media sosial, khususnya Facebook harus berhati-hati agar tidak menjadi korban pembajakan akun. Setidaknya dengan mengetahui modus pengambilalihan akun Facebook, pengguna bisa lebih berhati-hati.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkap lima tahap modus pengambilalihan akun Facebook.

Pertama, pelaku mengetahui bahwa calon korban ialah pemilik akun Facebook yang aktif dan memiliki banyak pertemanan. Pelaku membuka Facebook dengan memasukkan nama akun yang ia incar. Lalu, pelaku klik "Lupa Kata sandi" pada akun tersebut.

Kemudian, pelaku memilih kirim kode verifikasi melalui SMS telefon. Setelah mengirimkan pesan melalui Facebook Messenger kepada pemilik akun Facebook yang menjadi targetnya.

 Pengguna media sosial, khususnya Facebook harus berhati-hati agar tidak menjadi korban pembajakan akun.

Baca juga: Apple Bakal Hapus Tampilan Notch di iPhone 12?

Kepada pemilik akun, pelaku meminta nomor WhatsApp dengan alasan ingin berbicara lebih lanjut. Pada chat via WhatsApp, pelaku mengatakan kepada pemilik nomor (korban) bahwa pelaku minta izin hendak mengirim kode verifikasi Facebook ke nomor korban.

Setelah kode verifikasi (OTP) dikirim oleh pemilik akun. Selanjutnya, pelaku masuk dan mengubah email dan nomor telefon yang tertera dengan meminta kode verifikasi lagi via WhatsApp kepada korban.

 Pengguna media sosial, khususnya Facebook harus berhati-hati agar tidak menjadi korban pembajakan akun.

Baca juga: Sony Siapkan Ponsel Premium Diperkuat Snapdragon 865

Setelah pelaku berhasil menguasai akun Facebook korban, selanjutnya pelaku mengirimkan pesan chat via Facebook messenger kepada akun-akun yang berteman dengan akun Facebook tersebut untuk meminta pulsa dengan berpura-pura menjadi pemilik akun.

Pengguna diminta berhati-hati bila ada yang meminta nomor telefon genggam dan alamat email. Jangan pernah memberikan kode verifikasi yang masuk ke telefon genggam atau email Anda kepada orang lain.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini