Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Pegawai Yahoo Gunakan Akses Perusahaan untuk Curi Video Porno Pengguna

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 17:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 02 207 2112058 mantan-pegawai-yahoo-gunakan-akses-perusahaan-untuk-curi-video-porno-pengguna-PL6wEkJqmg.jpg Kantor Yahoo (Foto: Daily Mail)

JAKARTA- Mantan pegawai atau engineer Yahoo, Reyes Dabiel Ruiz mengaku bersalah telah menggunakan akses perusahaan untuk masuk ke enam ribu akun. Ruiz berupaya untuk mencuri gambar dan video porno remaja wanita hingga rekan kerjanya.

Dilansir dari laman PC Mag, Rabu (2/10/2019) Ruiz mengakui hal tersebut di pengadilan federal San Jose, menurut kantor pengacara AS untuk Distrik Utara California. Menurut penyelidik federal, Ruiz berhasil memecahkan kata sandi pengguna dan memanfaatkan sistem internal Yahoo untuk mendapatkan akses ke akun tersebut.

Dia kemudian menyalin semua gambar dan video yang disimpan di dalam dan menyimpan data di rumahnya. Dia juga meretas akun korban lainnya di layanan internet seperti iCloud, Facebook, Gmail, dan Dropbox. Ruiz juga dituding telah melakukan hal tersebut sejak Mei 2018.

"Setelah Yahoo mengamati aktivitas akun yang mencurigakan, Ruiz mengaku menghancurkan komputer dan hard drive tempat dia menyimpan gambar-gambar itu," kata penyelidik federal.

 Mantan Pegawai Yahoo Diam-Diam Buka Akses untuk Curi Video Porno Pengguna

Baca Juga: WhatsApp Uji Coba Fitur Hapus Pesan Otomatis, Kapan Meluncur?

Setelah meninggalkan Yahoo pada Juli 2018, Ruiz mulai bekerja di Okta, penyedia teknologi keamanan pada layanan login dan manajemen identitas. Namun, perusahaan menghentikan pekerjaannya begitu para jaksa penuntut AS menyegel dakwaan terhadapnya pada bulan April.

"Tindakan yang dia tuduh semua terjadi sebelum dia dipekerjakan di Okta. Privasi dan keamanan pelanggan kami adalah prioritas utama kami, dan segera setelah mengetahui dakwaan itu, akses Ruiz dicabut dan Okta bekerja dengan pihak ketiga untuk melakukan sebuah analisis forensik, yang mengkonfirmasi bahwa tidak ada data perusahaan atau pelanggan yang dikompromikan, "kata Okta.

Ruiz mengaku bersalah atas satu tuduhan intrusi komputer. Dia menghadapi hukuman lima tahun penjara dan denda USD250.000.

Baca Juga: Twitter Down, Pengguna Tak Bisa Lihat Tagar hingga Kirim Gambar

Baca Juga: Fitur Kamera Deep Fusion iPhone Hadir di iOS 13.2 Beta

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini