Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permintaan Tinggi, Apple Tingkatkan Produksi iPhone 11 10%

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 15:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 04 57 2112854 permintaan-tinggi-apple-tingkatkan-produksi-iphone-11-10-8exXWjjdlY.jpg Ilustrasi iPhone 11 (Foto: Trusted Review)

JAKARTA- Apple dilaporkan akan meningkatkan produksi iPhone 11 hingga 10 persen. Hal tersebut lantaran, adanya permintaan pasar (demand) yang besar.

Dilansir dari laman Mac Rumors, Jumat (4/10/2019) lengkapnya Apple telah meminta pemasok untuk menambahkan produksi iPhone 11 hingga 8 juta unit.

"Musim gugur ini jauh lebih sibuk dari yang kami duga. Sebelumnya, Apple cukup konservatif dalam menempatkan pesanan. Setelah peningkatan, volume produksi yang disiapkan untuk seri iPhone 11 akan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu," kata pihak pemasok.

Sumber juga mengungkapkan bahwa iPhone 11 dan iPhone 11 Pro memiliki permintaan pasar terkuat. Sementara itu, untuk iPhone 11 Pro Mac permintaannya sedikit turun.

 Apple Tambah Produksi iPhone 11 hingga 10 Persen

Baca Juga: Matikan Direct Message, Instagram Akan Luncurkan Aplikasi Pesan Threads

Hampir setiap tahun, seringkali beredar cerita tentang pengurangan produksi Apple. Akan tetapi sering tidak jelas apakah pengurangan produksi disebabkan oleh permintaan yang lebih lemah dari perkiraan atau hanya diantisipasi penskalaan kembali menyusul lonjakan pesanan awal. Apapun, peningkatan produksi tahun ini tampaknya menjadi pertanda baik bagi untuk Apple.

Apple telah meluncurkan serangkaian iPhone terbarunya iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max pada 20 September 2019. Ketiga perangkat memiliki peningkatan pada sisi kamera hingga desain.

Tidak hanya sampai disitu, pada kuartal pertama 2020 Apple juga dikabarkan akan meluncurkan iPhone SE terbaru. Kabarnya iPhone SE 2 terlihat mirip dengan iPhone 8 dan dibekali dengan chipset A13 dan RAM 3GB.

Baca Juga: iPhone SE 2 Hadir dengan Desain Mirip iPhone 8, Kapan Meluncur?

Baca Juga: Lakukan Ini Bila Menemukan Berita Hoaks di Grup WhatsApp

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini