Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabinet Kerja Jokowi-Jk Segera Berakhir, Ini Pesan Menkominfo Rudiantara

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 17:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 54 2114324 kabinet-kerja-jokowi-jk-segera-berakhir-ini-pesan-menkominfo-rudiantara-6mHw2FDLzD.jpg Menkominfo Rudiantara (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden baru pada 20 Oktober 2019. Kabinet kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pun akan segera berakhir.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang telah membantu pemerintahan Jokowi-JK selama kurang lebih lima tahun.

"Senang saja bantu Presiden, bantu pak Jokowi dan bantu pak Jusuf Kalla. Mudah-mudahan saya pembantu yang baik," kata Rudiantara saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).

 Menkominfo Rudiantara mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang telah membantu pemerintahan Jokowi-JK.

Baca juga: Gerai Ponsel Semakin Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Rudiantara juga mengatakan bahwa pekerjaan rumah untuk bidang komunikasi dan Informatika di Indonesia masih banyak. Menurutnya, infrastruktur harus terus dikembangkan.

"Kita itu terlambat dalam membangun infrastruktur. Palaparing saja kan itu konsepnya tahun 2005 tapi baru diimplementasi pada 2015, Alhamdulillah sudah selesai. Ke depan kita harus membangun infrastruktur-infrastruktur," imbuh Rudiantara.

Lebih lanjut, Rudiantara juga mengatakan bahwa Indonesia rendah dalam belanja ICT (Communication Technologi), yakni hanya 0,1 persen dari GDP (Gross Domestic Product).

 Menkominfo Rudiantara mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang telah membantu pemerintahan Jokowi-JK.

Baca juga: Segera Meluncur, Intip 3 Fitur Baru WhatsApp

"Thailand itu 0,3 persen dari GDP, Malaysia itu 0,6 persen dari GDP. Karena income per kapita Malaysia dan Thailand itu lebih besar. Ambil contoh Malaysia, pemerintahnya belanja ICT itu tiap warga negaranya 18-19 kali, lebih tinggi dibanding pemerintah Indonesia belanja ICT untuk negaranya. Jadi kita harus banyak membangun infrastruktur," jelas Rudiantara.

"Infrastruktur itu keharusan, dengan itu memberikan kemudahan-kemudahan dan fasilitasi terhadap ekonomi digital, ICT index kita dibanding Singapura, Malaysia, dan Thailand kita tertinggal bahkan Vietnam mau menyusul. Tapi yang besar itu justru ekonomi digital kita itu nomor satu. Ini menjadi pekerjaan rumah sama-sama dengan startup. Pemerintah tidak ada anak muda tidak bisa, anak muda tanpa pemerintah juga tidak bisa," imbuh Rudiantara.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini