Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penjelasan Mengapa iPhone 11 Pro Max Dibanderol Mahal

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 12 57 2116184 ini-penjelasan-mengapa-iphone-11-pro-max-dibanderol-mahal-ROh4fhC09v.jpg (Foto: Engadget)

JAKARTA - Apple telah meluncurkan iPhone 11 pada September 2019. Perangkat iPhone terbaru memiliki peningkatan ketimbang generasi sebelumnya.

Spesifikasi yang ditingkatkan rupanya berbanding lurus dengan harga perangkat yang ditawarkan untuk konsumen. Seperti diketahui, harga iPhone 11 Pro Max dengan storage 512GB dibanderol dengan harga USD1.449 atau sekira Rp20,4 jutaan.

Harga tersebut bisa dikatakan tinggi dibanding smartphone lain. Tahukah Anda apa yang membuat harga iPhone terbaru dibanderol dengan harga yang tinggi?

Dilansir Digitaltrends, situs iFixit dan TechInsights melakukan analisis pada smartphone Apple terbaru. Mereka memeriksa komponen atau hardware perangkat.

 Apple telah meluncurkan iPhone 11 pada September 2019.

Baca juga: Samsung Siapkan Versi Murah Galaxy Note 10 Lite?

Menurut analisis terbaru dari TechInsights dan NBC News, layar 6,5 inci pada iPhone 11 Pro Max ditaksir sekira USD66,50. Di dalam ponsel, ada modul baterai. Baterai Samsung dalam iPhone 11 Pro Max memiliki harga USD10,50.

Lalu, ada modul tiga kamera, yang memungkinkan perangkat mengabadikan objek atau foto. Hardware ini ditaksir dengan nilai USD73,50. Sisanya, prosesor, modem, memori, papan sirkuit yang diperkirakan mencapai USD159.

Ada pula berbagai sensor, kabel, PCB, dan sebagainya yang diperlukan. Komponen tersebut diperkirakan memiliki harga USD181.

 Apple telah meluncurkan iPhone 11 pada September 2019.

Baca juga: Bocoran Google Pixelbook Go Nongol Sebelum Pengumuman Resmi

Bila ditotal, angkanya mencapai USD490,50, menurut TechInsights. Angkat tersebut jauh lebih murah daripada harga retail perangkat.

Meskipun demikian, angka itu belum termasuk biaya pembuatan dan perakitan, biaya pengiriman produk, perangkat lunak, pemasaran, dan biaya R&D.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini