Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Aplikasi Wajah Gradient, Amankah Data Pribadi Pengguna?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 14:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 22 207 2120157 viral-aplikasi-wajah-gradient-amankah-data-pribadi-pengguna-Em09DOsxYe.jpg Aplikasi Gradient (Foto: USA Today)

JAKARTA- Aplikasi wajah Gradient viral setelah beberapa minggu dirilis. Aplikasi ini menggunakan AI untuk mencocokan foto selfie pengguna dengan selebriti. Menariknya, selebriti bahkan mengikuti challange ini. Seperti Kim Kadarshian yang disebutkan mirip dengan penyanyi Amerika Cher. Lalu bagaimana dengan keamanan aplikasi ini?

Dilansir dari laman Standard, Selasa (22/10/2019) tampaknya Gradient belajar dari aplikasi FaceApp yang juga sempat viral dan dituding berbahaya karena mencuri data pengguna. Gradient mengklaim bahwa aplikasinya aman.

“Kami tidak mengumpulkan atau menyimpan data lain (termasuk Data Pribadi) kecuali Anda memberikannya secara sukarela. Ketika disediakan secara sukarela, kami tidak akan mendistribusikan atau membagikan informasi Anda dengan pihak ketiga mana pun tanpa persetujuan Anda," kata Gradient.

Aplikasi Gradient Viral Diunduh hingga 1 Juta Kali

Baca Juga: Mundur dari Gojek dan Jadi Calon Menteri, Nadiem Makarim Disorot Media Asing

Ini berarti aplikasi tidak tampak seburuk yang digunakan sebagai FaceApp yang termasuk dalam T&C-nya bahwa perusahaan dapat menggunakan nama Anda, nama pengguna, dan gambar yang disediakan tanpa kompensasi dan FaceApp bebas untuk menggunakan data ini seperti yang diinginkan.

Sayangnya untuk menggunakan fitur selebriti, Anda harus membeli langganan ke aplikasi, dari GBP4,99 atau Rp90,6 ribuper minggu atau GBP19,99 Rp363 ribu per bulan. Aplikasi ini menjanjikan ini untuk pembaruan mingguan. Ada uji coba tiga hari gratis tetapi itu tetap berarti pengguna harus menyerahkan informasi pribadi.

Baca Juga: Setelah FaceApp, Aplikasi Gradient Viral Diunduh 1 Juta Kali di Play Store

Baca Juga: Samsung Optimis Pasarkan hingga 6 Juta Unit Ponsel Lipat di 2020

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini