Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Sosok Ideal Menkominfo untuk Kabinet Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 15:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 22 207 2120199 ini-sosok-ideal-menkominfo-untuk-kabinet-kerja-jokowi-ma-ruf-amin-onPow3djzz.jpg Ilustrasi (Foto: Observatario Balcani)

JAKARTA- Menteri pada Kabinet Kerja Jilid II Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan diumumkan pada 23 Oktober 2019. Beberapa calon menteri sudah datang menemui Presiden di Istana Negara, seperti Nadiem Makarim, Wishnutama, Mahfud MD, hingga Erick Thohir. Namun masih belum diketahui di kementerian mana mereka akan memimpin.

Untuk Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), masih belum diketahui siapa yang akan menjabat. Sebelumnya dijabat oleh Rudiantara dalam Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla selama 5 tahun. 

Pengamat Telekomunikasi, Heru Sutadi mengungkapkan kriteria yang cocok untuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika. Ia menyebutkan Menkominfo haru merupakan sosok yang mengerti hal teknis dan bisnis mengembangkan telekomunikasi, penyiaran, dan ekonomi digital.

"Kalau tidak mengerti itu semua, proses belajarnya akan lama," kata Heru.

Lebih lanjut dia juga mengungkapkan bahwa ketika Menkominfo terpilih mengerti beberapa hal yang disebutkan tadi, ia akan bisa langsung bekerja dengan baik setelah dilantik.

 Ini Sosok Ideal Menkominfo untuk Kabinet Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Baca Juga: Rudiantara: Blokir Internet Jadi Keputusan Terberat Selama Menjabat Menkominfo

"Jangan cuma ahli pemasaran yang pandai berbicara, berwacana tapi kedodoran pas eksekusi, serta tidak memiliki visi, misi dan strategi. Jadi begitu dilantik Menkominfo harus segera tancap gas gigi 4. Nggak ada lagi namanya belajar dulu karena kalau menterinya kurang ngeh bidang ini, belajarnya lama. Minimal 3 bulan bahkan ada yang setahunan," jelas Heru.

Menurut dia, hal tersebut penting pasalnya saat ini Indonesia tertinggal dari negara tetangga dalam ranah teknologi.

"Kita sudah harus berlari mengejar ketertinggalan dari negara lain. Di ASEAN saja kita sudah kalah dari Vietnam dan ada di urutan ke-7 ICT Development Index untuk kawasan Asia Tenggara," kata Heru.

Baca Juga: Viral Aplikasi Wajah Gradient, Amankah Data Pribadi Pengguna?

Baca Juga: Mundur dari Gojek dan Jadi Calon Menteri, Nadiem Makarim Disorot Media Asing

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini