Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serah Terima Jabatan Menkominfo, Johnny G Plate Dorong Startup & UU PDP

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 16:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 23 54 2120775 serah-terima-jabatan-menkominfo-johnny-g-plate-dorong-startup-uu-pdp-cGzYaSyhaK.jpg (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinetnya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Untuk posisi Menteri Komunikasi dan Informatika kini dipegang oleh Johnny G. Plate.

Usai presiden mengumumkan susunan kabinet, kemudian dilanjuti di siang hari dengan acara serah terima jabatan menteri di Ruang Anantakupa, Kominfo di Jakarta.

Dalam acara serah terima jabatan Menkominfo ini, Rudiantara mengatakan bahwa ekonomi digital berkembang pesat. "Semua digitalisasi macam-macam. Isunya adalah perlindungan data pribadi, bedakan dengan data center. Itu dua hal yang (berbeda), yang satu ke kiri satu ke kanan," kata Rudiantara.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk perlindungan data pribadi, Kominfo sudah menyiapkan rancangannya. "Sudah saya tandatangani, tetapi harus harmonisasi dengan undang-undang lain. Jadi di revisi, hasil revisinya, sudah saya tanda tangani lagi, sudah dua kali, dan dibawa di Setneg," tuturnya.

Rudiantara berharap Menkominfo ke depan bisa menyelesaikan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

 Dalam acara serah terima jabatan Menkominfo ini, Rudiantara mengatakan bahwa ekonomi digital berkembang pesat.

Baca juga: Johnny G Plate Jadi Menkominfo di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin

Johnny G Plate mengungkapkan terkait regulasi perlindungan data pribadi, ini harus diselesaikan secara cepat. "Payung hukum terkait perlindungan-perlindungan data, baik itu data pribadi, maupun gabungan bank data nasional, dengan best practice yang ada berlaku di negara-negara lain, di bidang informatika, di bidang digital, borderless itu sudah tidak terhindarkan lagi," ujarnya.

Johnny juga mengungkapkan untuk mendukung akselerasi pembangunan negara, pembangunan bangsa sebagaimana yang dicita-citakan bersama.

"Karenanya kita harus menghubungkan diri kita, menghubungkan bangsa kita dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini. Bapak presiden mengingatkan, yang dibutuhkan itu adalah, ASN hebat-hebat yang ada di Kominfo ini, untuk mempermudah hal-hal yang sulit, bukan untuk mempersulit hal-hal yang mudah," katanya.

 Dalam acara serah terima jabatan Menkominfo ini, Rudiantara mengatakan bahwa ekonomi digital berkembang pesat.

Baca juga: Nadiem Makarim Jadi Mendikbud Trending Topic di Twitter

Johnny juga menyoroti soal startup di Tanah Air. Ia berharap bisa muncul startup dengan valuasi USD100 miliar.

"Kalau bisa, kita punya startup 100 miliar dollar. Yang pasti, kemudahan, peran regulator adalah menjadi juga fasilitator untuk mempercepat kesempatan-kesempatan, khususnya di digital ekonomi ini, itu menjadi tempat selancarnya milenial," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini