Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Karyawan Facebook Bikin Petisi untuk CEO Mark Zuckerberg

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 17:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 29 207 2123237 ratusan-karyawan-facebook-bikin-petisi-untuk-ceo-mark-zuckerberg-Dy085JSZFN.jpg (Foto: Cnet)

JAKARTA - Ratusan karyawan Facebook mengajukan petisi kepada CEO Mark Zuckerberg. Petisi tersebut terkait pesan agar bos Facebook itu mengubah aturan iklan politik.

Aturan iklan politik dianggap dapat membuat politisi berbohong dengan bebas dan terbebas dari hukuman, dilansir Businessinsider.

Pada Senin, dilaporkan lebih dari 250 pekerja di raksasa jejaring sosial Silicon Valley telah menandatangani surat internal yang menyerukan kepemimpinan perusahaan untuk mengubah arah sikapnya pada iklan politik.

"Ucapan bebas dan pidato berbayar bukanlah hal yang sama," bunyi surat itu, menurut salinannya yang diterbitkan oleh NYT.

 Ratusan karyawan Facebook mengajukan petisi kepada CEO Mark Zuckerberg.

Baca juga: Google Search Makin Canggih dengan Teknologi BERT, Apa Itu?

Lebih detail surat itu menyeruakan tentang kekhawatiran apabila politisi mempergunakan Facebook sebagai alat.

“Informasi yang salah mempengaruhi kita semua. Kebijakan kami saat ini tentang memeriksa orang di kantor politik, atau mereka yang mencalonkan diri untuk jabatan, merupakan ancaman terhadap apa yang diperjuangkan FB. Kami sangat menentang kebijakan ini. Itu tidak melindungi suara, tetapi sebaliknya memungkinkan politisi untuk mempersenjatai platform kami dengan menargetkan orang-orang yang percaya bahwa konten yang diposting oleh tokoh-tokoh politik dapat dipercaya," jelas surat tersebut.

Pada Oktober, Facebook memutuskan untuk membebaskan iklan politisi. Hal ini tampaknya bertentangan dengan aturan yang melarang adanya kepalsuan dalam iklan.

Keputusan itu dinilai kontroversial, Democrats memperingatkan bahwa hal itu dapat berdampak pada pemilu 2020. Di satu sisi, Zuckerberg mempertahankan posisi dengan alasan kebebasan berbicara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini