WhatsApp Gugat Perusahaan Israel dengan Tudingan Peretasan

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 30 207 2123537 whatsapp-gugat-perusahaan-israel-dengan-tuduhan-peretasan-2Q5VbxZ5w3.jpg Ilustrasi WhatsApp (Foto: Time)

JAKARTA- WhatsApp telah mengajukan gugatan kepada perusahaan teknologi asal Israel, NSO Group Technologies. Gugatan tersebut dilayangkan karena NSO dianggap telah menyusupi pengguna WhatsApp dengan perangkat lunak berbahaya.

Dilansir dari laman BBC, Rabu (30/10/2019) WhatsApp juga menuding bahwa NSO telah mengirim malware ke 1.400 ponsel untuk keperluan pengawasan. Beberapa pengguna yang terkena termasuk jurnalis, aktivis hak asasi manusia, pembangkang politik, dan diplomat.

Lebih lanjut, dalam surat pengadilan WhatsApp mengungkapkan bahwa NSO Group telah mengembangkan malwaer mereka untuk mengakses pesan dan komunikasi pada ponsel target.

 WhatsApp Gugat Perusahaan Israel dengan Tuduhan Peretasan

Baca Juga: Xiaomi Bocorkan Desain Mi Watch, Mirip Apple Watch?

Dikatakan juga NSO membuat berbagai akun WhatsApp dan menyebabkan kode berbahaya dikirimkan melalui server WhatsApp pada bulan April dan Mei.

"Kami percaya serangan ini menargetkan setidaknya 100 anggota masyarakat sipil, yang merupakan pola pelecehan yang tidak salah lagi," kata WhatsApp dalam sebuah pernyataan .

Menurut gugatan WhatsApp, pengguna yang terkena dampak berasal beberapa negara, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab dan Meksiko.

Disisi lain, NSO yang membuat perangkat lunak untuk pengawasan telah membantah tudingan tersebut.

Baca Juga: Ada 15% Pencarian Baru di Google Search Setiap Hari

Baca Juga: Asteroid Hygiea Sandang Status Baru Planet Kerdil

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini