Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Fitur Aplikasi Bonceng yang Tak Dimiliki Gojek

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 17:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 30 207 2123742 ini-fitur-aplikasi-bonceng-yang-tak-dimiliki-gojek-eGN1QGRSkS.jpg Bonceng (Foto: Ist)

JAKARTA- Driver Bonceng berhasil menggelar aksi memerah-putihkan Jakarta pada 28 Oktober 2019. Aksi tersebut juga bertepatan dengan peirngatan Hari Sumpah Pemuda. Para driver menggelar kegiatan pengibaran bendera dan pembacaan naskah Sumpah Pemuda.

Menurut Founder dan CEO Bonceng, Faiz Noufal Faiz juga mengungkapkan bahwa pemilihan warna merah putih pada aplikasi dan jaket driver karena identik dengan asal aplikasi yakni Indonesia.

Bonceng tampaknya sudah siap untuk menyaingi dominasi Gojek dan Grab. Faiz mengungkapkan bedanya aplikasi miliknya dengan pesain lain yakni beberapa fitur yang diterapkan.

“Pemesanan dengan Bonceng dapat diatur waktunya, baik sekarang maupun nanti,” kata Faiz kepada Okezone, Rabu (30/10/2019).

Ini Fitur Aplikasi Bonceng yang Tak Dimiliki Gojek

Baca Juga: Samsung Perkenalkan Ponsel Lipat dengan Konsep Baru

Adapun saat pengguna memesan fitur Motor di aplikasi Bonceng, pengguna dapat mengatur waktu dengan pilihan ‘Naik Nanti’ atau ‘Naik Sekarang’. Bahkan saat memilih Naik Nanti pengguna bisa mengatur tanggal hingga jam berangkat. Selain itu, Bonceng juga memiliki fitur ‘Pasar’, dimana pengguna yang memilih fitur ini bisa mendapatkan layanan belanja di pasar tradisional melalui driver.

Untuk diketahui, aplikasi Bonceng dibuat mulai pada Agustus 2018 dan selesai Oktober 2018. Kemudian, mulai terpublikasi Awal November 2018. Namun sejak awal januari 2019 tim bonceng sengaja vakum dari lapangan untuk fokus membuat sistem operasional penunjang bisnis ini. Saat ini, aplikasi Bonceng sudah bisa didownload pada Google Play Store dan iOS.

 Ini Fitur Aplikasi Bonceng yang Tak Dimiliki Gojek

Baca Juga: NASA Bagikan Foto Matahari Mirip 'Jack O'Lantern' Labu Khas Halloween

Baca Juga: WhatsApp Gugat Perusahaan Israel dengan Tudingan Peretasan

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini