Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

E-commerce Perikanan Aruna Dilirik Investor Luar Negeri

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 10:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 207 2124319 e-commerce-perikanan-aruna-dilirik-investor-luar-negeri-s3CSDI8nkO.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Industri perikanan di Indonesia tampaknya tengah dilirik dunia. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki hasil laut yang beragam dan banyak.

Salah satu e-commerce perikanan asli Indonesia, Aruna dirumorkan dilirik oleh Soft Bank. Soft Bank merupakan perusahaan telekomunikasi asal Jepang yang tengah berinvestasi di bidang startup.

Menanggapi hal tersebut CEO Aruna, Farid Naufal Aslam mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan resmi.

"Sesuai berita yang disampaikan kemarin saja, kita belum bisa komentar kalau sudah ada pernyataan resmi, saya bisa bilang beberapa bulan ini Aruna memang sedang mencari pendanaan untuk fase selanjutnya, mungkin nanti secepatnya akan diumumkan juga," kata Farid saat ditemui di Kantor Kominfo, Kamis (31/10/2019).

Meskipun demikian, Farid menyiratkan bahwa memang saat ini banyak investor dunia yang tertarik dengan sektor perikanan di Indonesia.

 Industri perikanan di Indonesia tampaknya tengah dilirik dunia.

Baca juga: 5 Fitur Baru WhatsApp yang Bakal Diluncurkan, Apa Saja?

"Terutama Aruna sekarang, karena saat ini saya bisa bilang juga di sisi dunia kan komperatifnya Indonesia di bidang perikanan, makanya banyak yang tertarik. Tapi kalau siapa-siapanya saja, saya belum bisa kasih tahu sebelum pengumuman resmi," kata Farid.

Farid juga berharap bahwa untuk 5 tahun ke depan, Aruna menjadi market leader diperikanan dunia. Menurut Farid negara seperti China dan Amerika juga menunjukan ketertarikan mereka kepada Aruna.

Aruna merupakan platform e-commerce perikanan yang berfokus pada peningkatan ekonomi nelayan di daerah. Tepatnya daerah-daerah di luar Jawa. 

Aruna sekarang ini telah menjaring 5.073 nelayan dari beberapa provinsi di Indonesia, di antaranya Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Barat, dan Aceh.

Aruna juga ingin menargetkan daerah lain seperti Maluku dan Sulawesi Barat.

Menurut Ferdi dengan hadirnya Aruna pendapatan nelayan semakin meningkat, yang biasanya hanya mendapatkan Rp1 juta per bulan. Mereka kini bisa mendapatkan Rp7-8 juta per bulan. Menariknya untuk permintaan pasar, tidak hanya dari beberapa kota di Indonesia, melainkan juga ke luar negeri, seperti China, Asia Tenggara, dan Amerika.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini