Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resmi Berdiri, PB Esports Bakal Batasi Umur dan Durasi Bermain Peserta

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 19:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 08 326 2127578 resmi-berdiri-pb-esports-bakal-batasi-umur-dan-durasi-bermain-peserta-eiYlUrg48X.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pendiri Badan Pengurus Besar (PB) eSports Indonesia, Bambang Sunarwibowo mengungkapkan bahwa dibentuknya PB Esport untuk kembali menyatukan kegiatan esports yang terpisah-pisah. Dia juga berharap bahwa PB Esport nantinya diakomodir KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia).

"Ini (PB Esport) baru saja didirikan. Kita harapkan yang menentukan PB Esport ini kan pihak KONI. Jadi, nanti kita harapkan KONI dan Kemenpora bisa mengakomodir ini sehingga kita harapkan bisa regulasi dan permainannya turnamennya diatur sedemikian rupa dari strukturnya dan ini sehingga kita harapkan betul-betul kuat untuk mendapatkan atlet esport yang berkualitas di kancah dunia internasional," kata Bambang usai Press Conference SEACA 2019 di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Dia juga berharap bahwa pembentukan PB Esports diharapkan rampung pada akhir tahun, menurut Bambang kepengurusan juga belum terbentuk secara utuh.

"Kita harapkan akan ada event-event yang akan diselenggarakan di beberapa provinsi  kemudian kita satukan di bulan Januari paling lambat Februari," ungkap Bambang.

 Dibentuknya PB Esport untuk kembali menyatukan kegiatan esports yang terpisah-pisah.

Baca juga: Kemenpora Dorong Berdirinya Pengurus Besar Esports di Indonesia, Ini Fungsinya

Lebih lanjut, Bambang juga berharap bahwa PB Esport mampu segera merancang regulasi Esport di Indonesia. Pasalnya hingga saat ini regulasi Esport belum ada, padahal gelar Esport sudsh semakin besar dan potensi ekonomi Esport sangat tinggi.

"Ke depan kita akan lakukan itu regulasi dulu yang harus kita buat. Nanti dari usianya itu harus ditetapkan, waktunya (waktu bermain) juga harus. Sehingga jangan nanti saat turnamen menggangu jam-jam belajar dan jam-jam kuliah jangan sampai demikian. Ini kita tata sedemikian rupa, kita garap secara bersama-sama demi bangsa kita," kata Bambang.

Lebih lanjut Bambang juga mengungkapkan bahwa alasan batasan umur dan waktu bermain akan masuk dalam poin regulasi lantaran untuk mencegah dampak negatif dari game.

"Sekarang kan belum ada regulasinya (Esport), dikhawatirkan ini berdampak kepada sisi negatif pada anak kita sendiri, itu juga harus kita pertimbangkan, kalau tidak ada yang atur bahaya. Ini harus cepet kita lakukan sehingga bisa jadi hal positif," kata Bambang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini