Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SpaceX Luncurkan 60 Satelit Mini untuk Akses Internet Murah

Gilang Adya Chandra, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 08:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 56 2129988 spacex-luncurkan-60-satelit-mini-untuk-akses-internet-murah-8p09tFeL9K.jpg (Foto: SpaceNews)

JAKARTA - SpaceX telah meluncurkan 60 satelit 'Starlink' ke orbit rendah Bumi dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida. Ini akan membawa akses internet lebih murah ke dunia.

Dilansir Economictimes, 60 satelit mini itu meluncur ke luar angkasa dengan roket Falcon 9. Satelit "Starlink" akan digunakan pada ketinggian 280 km untuk mengirimkan layanan internet broadband.

Sebelum peningkatan orbit, teknisi SpaceX akan melakukan tinjauan data untuk memastikan semua satelit Starlink beroperasi sebagaimana dimaksud.

Setelah checkout selesai, satelit kemudian akan menggunakan pendorong ion onboard mereka untuk pindah ke orbit yang dimaksudkan, kata SpaceX dalam sebuah pernyataan.

60 Starlink satelit adalah bagian dari rasi kedua SpaceX broadband internet mega konstelasi.

 SpaceX telah meluncurkan 60 satelit 'Starlink' ke orbit rendah Bumi dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida.

Baca juga: Kadar Oksigen di Planet Mars Melonjak Naik

SpaceX sedang mengembangkan latensi rendah, sistem internet broadband untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh dunia.

Diaktifkan oleh konstelasi satelit orbit Bumi yang rendah, Starlink akan menyediakan internet yang cepat dan andal kepada populasi dengan sedikit atau tanpa konektivitas, termasuk yang ada di komunitas pedesaan dan tempat-tempat di mana layanan terlalu mahal atau tidak diandalkan, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Sejak peluncuran satelit Starlink terbaru pada bulan Mei, SpaceX telah meningkatkan kapasitas spektrum untuk pengguna akhir melalui peningkatan dalam desain yang memaksimalkan penggunaan band Ka dan Ku.

Selain itu, kompunen dari masing-masing satelit 100 persen dapat dipadamkan dan akan dengan cepat terbakar di atmosfer Bumi pada akhir siklus hidupnya.

Starlink ditargetkan untuk menawarkan layanan di bagian AS dan Kanada setelah enam peluncuran, berkembang pesat ke cakupan global dari populasi dunia setelah 24 peluncuran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini