Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Xiaomi Umumkan Teknologi Peringatan Gempa hingga Mi Mix Alpha

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 12:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 207 2132128 xiaomi-umumkan-teknologi-peringatan-gempa-hingga-mi-mix-alpha-jw3Jc7Rcmx.jpg Ilustrasi Xiaomi (Foto: Anandtech)

JAKARTA Xiaomi mengumumkan bahwa fungsi peringatan bahaya gempa bumi telah diintegrasikan ke dalam antarmuka MIUI. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi tahunan Mi Developer Conference di Beijing pada 19 November 2019

Dalam keterangan resminya, Rabu (20/11/2019) Xiaomi mengungkapkan bahwa dengan pengintegrasian tersebut peringatan terjadinya gempa akan dikirimkan ke smartphone yang beroperasi dengan MIUI 11 dan Mi TV hanya hitungan detik sebelum gelombang gempa tiba. Fitur ini diluncurkan pada 20 September dan masih pada tahap uji coba ketika MIUI 11 dirilis.

Bekerjasama dengan Institute of Care-life, sebuah organisasi yang berpangkalan di Chengdu dan berfokus pada peringatan bencana alam, Xiaomi telah mengaktifkan layanan ini untuk pertama kali di Provinsi Sichuan, yang merupakan kawasan dengan intensitas gempa yang tinggi dan nantinya akan menyebarluaskan program ini ke tingkat nasional dan lebih jauh lagi.

https://techno.okezone.com/read/2019/11/07/207/2126818/pangsa-pasar-oppo-dan-xiaomi-ungguli-samsung-di-q3-2019

Baca Juga: Astronom Ciptakan Peta Bulan Terbesar Milik Saturnus 'Titan'

Didirikan setelah gempa Bumi dahsyat di Sichuan pada 2008, Kepala Institute of Care-life, Wang Tun mengungkapkan bahwa Institut sangat terkemuka dalam hal peringatan gempa. Berbeda dengan peringatan bahaya gempa yang dikirimkan via aplikasi smartphone, seperti yang tersedia di beberapa negara, fungsi ini diintegrasikan ke dalam sistem operasi untuk memastikan waktu pengiriman tanda bahaya tidak akan terlalu terdampak oleh faktor-faktor seperti koneksi Internet.

Fan Dian, General Manager di departemen platform IoT Xiaomi, menyerukan smartphone dan provider IoT lain juga bisa mengadopsi fungsi tersebut. Dia mengatakan Xiaomi akan terbuka untuk berbagi praktik dan pengalaman pengaplikasian fungsi tersebut.

Tidak hanya sampai di situ, Xiaomi hari ini juga mengumumkan pembaruan voice assistant Xiao Ai ke versi 3.0, yang menyediakan pilihan suara pria dan kemampuan menghadirkan dialog yang lebih alami melalui smartphone.

Di balik peningkatan fungsional itu adalah komitmen Xiaomi untuk terus berinvestasi pada riset dan pengembangan di bidang AI.

“Model AutoML dari Xiaomi saat ini memimpin industri dengan kinerja dataset; dan MiNLP, yaitu platform Xiaomi yang khusus memproses bahasa secara alami, telah diaktivasi sebanyak lebih dari 6 miliar kali setiap hari, membuat Xiao Ai menjadi salah satu platform AI tersibuk di dunia,” kata Cui Baoqiu, VP dan Komisaris Utama Technical Committee Xiaomi.

Pada akhir kuartal kedua, jumlah pengguna aktif bulanan Xiao Ai mencapai 49,9 juta, membuatnya menjadi salah satu platform suara interaktif AI paling banyak digunakan di daratan China.

Xiaomi Umumkan Teknologi Peringatan Gempa hingga Mi Mix Alpha

Xiaomi juga tengah serius dalam pengembangan pendekatan open-source. MACE, framework deep-learning berbasis open-source yang dikembangkan oleh Xiaomi, telah hadir dalam versi terbarunya di konferensi ini.

Terakhir Xiaomi juga akan menyiapkan tiga ponsel Mi Mix Alpha serta meningkatkan industri smart home dengan AIOT.

“Dengan bantuan strategi dual core Smartphone + AIoT, Xiaomi akan melanjutkan upaya membuat 5G + AIoT menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari setiap orang,” kata Pendiri, Presiden dan CEO Xiaomi, Lei Jun.

Lei melanjutkan bahwa pihaknya berencana untuk memasarkan 10 perangkat 5G pada 2020. Xiaomi lebih jauh akan memanfaatkan AIOT untuk menghadirkan perangat smart home.

Baca Juga: Game Street Fighter 5: Champion Edition Rilis di 2020

Baca Juga: Temukan Baterai Besar, iFixit Bongkar MacBook Pro 16 Inci

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini