Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Temukan 'Fosil Es' di Meteorit Berusia 4,6 Miliar Tahun

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 12:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 26 56 2134564 ilmuwan-temukan-fosil-es-di-meteorit-berusia-4-6-miliar-tahun-VdDvr0s38T.jpg Ilustrasi (Foto: Canoe)

Untuk melakukan ini, mereka memodelkan rekonstruksi tubuh induk meteorit yang dianggap sebagai planetesimal, atau 'benih' sebuah planet. Menentukan bagaimana dan di mana es itu terbentuk memungkinkan sebuah cerita tentang dari mana es benda itu berasal, dan bagaimana es itu menghilang.

Menurut model mereka, planetesimal terbentuk di Tata Surya bagian luar dari debu "halus". Pada intinya, ini terdiri dari butiran silikat yang dilapisi dengan es air. Ketika asteroid itu tumbuh, ia mulai mengumpulkan debu halus tanpa es, menghasilkan inti yang kaya es dan bagian luar yang tidak banyak es.

Kemudian, ia mendekati garis salju wilayah Tata Surya tempat es mulai menyublim dari kehangatan matahari. Di sini, butiran lapisan silika es menyublimasikan, kemudian direkondensasi menjadi batuan padat dari debu yang tertanam dalam es. Asteroid yang mendekat juga akan mengakumulasi batuan-batuan yang mengandung uap yang membawa es ini.

Kemudian, ketika asteroid itu melintasi garis salju, es akan tersublimasikan, terutama di inti. Ini akan mengubah struktur asteroid, meninggalkan pori-pori kosong dan jejak mineral dari interaksi air. Setelah titik ini, asteroid itu entah bagaimana pecah, dan fragmen Acfer 094 berakhir di gurun Aljazair.

Baca Juga: Menkominfo Pamer Kesuksesan Mengelola Internet di Jerman

Baca Juga: Harmonisasikan Regulasi, Apjatel Dorong Pemerintah Pusat dan Daerah

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini