Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menuju 100 Smart City, Para ASN Latihan Melayani Secara Digital

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 10:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 28 207 2135416 menuju-100-smart-city-para-asn-latihan-melayani-secara-digital-mvJJjLG3Rn.jpg

Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Badan Litbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Teknis Smart City untuk Aparatur Sipil Negara terpilih dari 6 kabupaten, 2 kota dan satu kementerian. Pelatihan itu ditujukan untuk mendukung implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia.

Kepala Badan Litbang SDM, Basuki Yusuf Iskandar menyatakan Gerakan Menuju 100 Smart City merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan.

“Gerakan tersebut bertujuan membimbing kabupaten/kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah,” katanya dalam pembukaan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Cikarang, Senin (25/11/2019).

Menurut Kepala Badan Litbang SDM, sebuah kota dapat dikatakan smart city jika di dalamnya lengkap dengan infrastruktur dasar juga memiliki sistem transportasi yang lebih efisien dan terintergrasi sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat.

“Konsep itu juga menciptakan kualitas hidup masyarakat yang terus meningkat, rumah dan bangunan yang hemat energi, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan,” paparnya.

Pelatihan batch 1 yang berlangsung dari tanggal 25 s.d. 29 November 2019 itu, diikuti oleh 30 orang peserta dari Kabupaten Magetan, Bima, Batang Hari, Lebak, Nias Selatan, Kepulauan Sangihe, Kota Malang, Solok, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Selain di BPPTIK Cikarang, peserta pelatihan juga melakukan studi visit ke Bandung Smart City. Menurut Kepala Badan Litbang SDM, para peserta pelatihan akan mempelajari bagaimana sesungguhnya smart city bukan hanya merupakan permasalahan teknologitetapi bagaimana cara berpikir secara cerdas dalam pengelolaan sebuah kota.

“Karena tingginya antusiasme pemerintah kabupaten dan kota untuk mengikuti acara ini maka ke depan pelatihan ini akan diperbanyak dan menjadi agenda rutin bagi Pusdiklat Kominfo,” jelasnya

Pelatihan smart city digelar menggunakan Dana Insentif Pengembangan SDM Bidang Informatika yang diterima oleh Pusdiklat pada bulan Agustus 2019. Dana insentif tersebut diperoleh dari Kementerian Keuangan merujuk pada status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Kementerian Kominfo tiga tahun berturut-turut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini