Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan realme Tak Labeli X2 Pro sebagai Ponsel Gaming

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 12:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 28 57 2135441 ini-alasan-realme-tak-labeli-x2-pro-sebagai-ponsel-gaming-VcLPNUuHXM.jpeg realme X2 Pro (Foto: Pernita Hestin/Okezone)

JAKARTA- realme telah membawa ponsel terbarunya realme X2 Pro yang juga dibekali dengan prosesor Snapdragon 855+. Ponsel tersebut hadir di Indonesia dengan banderol Rp7,999 juta.

Belum lama ini, Xiaomi juga menghadirkan dua ponsel gaming terbarunya Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro ke pasar Tanah Air. Black Shark 2 Pro hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855+ yang dibanderol dengan harga Rp8,999 juta.

Product Manager realme Indonesia, Felix Christian mengungkapkan, meskipun memiliki prosesor yang sama produknya memiliki perbedaan dengan ponsel gaming milik Xiaomi tersebut.

"Kalau kompetitor itu fokusnya sama gaming. Meskipun bagian dalamnya sama ada yang membedakan realme X2 Pro dengan ponsel gaming tersebut, yang membedakan yakni kamera yang membedakan dengan handphone gaming," kata Felix, usai peluncuran Realme X2 Pro, Rabu (27/11/2019).

Ini Alasan realme Tak Labeli X2 Pro sebagai Ponsel Gaming

Baca Juga: Menjajal realme X2 Pro, Ponsel Flagship dengan Quad Camera 64MP

Felix berharap realme X2 Pro dapat menjawab kebutuhan konsumen dari segi desain, kamera, hingga performa yang kencang.

Lebih lanjut Felix juga mengungkapkan alasan mengapa realme X2 Pro tidak dilabeli ponsel gaming. Menurutnya melabeli realme X2 Pro menjadi smartphone gaming sangat segmented.

Namun ia juga tidak menampik bahwa realme akan melirik untuk memproduksi ponsel gaming jika dilihat ada permintaan pasar yang semakin besar.

"Dari segi desain ini premium, kalau headphone gaming itu punya desain yang berbeda. Kesan kami banyak, bukan hanya untuk gaming, tapi untuk kamera desain dan performa. Flagship bisa digunakan untuk apapun," imbuh dia.

Baca Juga: iPhone 12 Bakal Hadir dengan Layar OLED Samsung?

Baca Juga: Menuju 100 Smart City, Para ASN Latihan Melayani Secara Digital

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini