Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NASA Temukan Bangkai Pesawat Vikram di Permukaan Bulan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 56 2137406 nasa-temukan-bangkai-pesawat-vikram-di-permukaan-bulan-MUkqCqejDd.jpg (Foto: NASA via AFP)

JAKARTA - NASA merilis sebuah gambar yang diambil oleh Lunar Reconnaissance Orbiter. Gambar tersebut menunjukkan situs dari pesawat luar angkasa yang pernah jatuh.

Dilansir Arabnews, pesawat luar angkasa Vikram milik India alami kegagalan dalam pendekatan terakhirnya ke permukaan Bulan pada September. Akhirnya, pesawat itu dapat ditemukan berkat upaya dari penggemar ruang angkasa amatir.

NASA membuat pengumuman pada Senin, merilis gambar yang diambil oleh Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) yang menunjukkan lokasi dampak pesawat ruang angkasa (7 September di India dan 6 September di AS).

Versi gambar ditandai untuk menunjukkan bidang puing yang terkait, dengan bagian-bagian yang tersebar di hampir dua lusin lokasi yang membentang beberapa kilometer.

Dalam sebuah pernyataan, NASA mengatakan telah merilis gambar mosaik dari situs tersebut pada 26 September. Badan antariksa itu mengundang publik untuk membandingkannya dengan gambar-gambar dari area yang sama sebelum kecelakaan untuk menemukan tanda-tanda pendarat itu.

 NASA merilis sebuah gambar yang diambil oleh Lunar Reconnaissance Orbiter.

Baca juga: Lei Jun Tak Lagi Menjabat Posisi Presiden Xiaomi

Orang pertama yang menemukan identifikasi positif adalah Shanmuga "Shan" Subramanian, seorang profesional TI berusia 33 tahun dari Chennai. Ketidakmampuan NASA untuk menemukan pendarat telah memicu minatnya.

"Saya memiliki perbandingan berdampingan antara dua gambar di dua laptop saya ... di satu sisi ada gambar lama, dan di sisi lain ada gambar baru yang dirilis oleh NASA," katanya, seraya menambahkan ia dibantu oleh sesama pengguna Twitter dan Reddit.

"Itu cukup sulit, tetapi (saya) menghabiskan beberapa upaya," katanya.

NASA kemudian melakukan pencarian tambahan di daerah itu dan secara resmi mengumumkan temuan itu hampir dua bulan kemudian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini